Mahasiswa UMNU Gelar Pelatihan Drone

KEBUMEN, SM Network – Mahasiswa Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen menggelar pelatihan drone, Minggu (20/6). Pesawat tanpa awak itu diketahui tengah digandrungi masyarakat dalam perkembangan teknologi modern seperti sekarang.

“Teknologi drone sekarang pun sudah canggih. Seperti robot yang memiliki sensor dan bisa pulang sendiri ketika baterai mau habis,” kata salah satu instruktur drone, Bob Soleh Sugiarto, saat memberi materi pelatihan di lapangan belakang kampus UMNU Kebumen.

Ketua Panitia Pelatihan Drone, Ahmad Muhlisin mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dari mahasiswa UMNU dan luar kampus. “Pelatihan ini juga ada kaitannya dengan Prodi Teknik Sipil UMNU yaitu mata kuliah geomatika,” ucap Muhlisin.

Disebutkan, penggunaan drone antara lain untuk memetakan suatu kegiatan yang akan dikerjakan. Misalnya ketika hendak membangun jalan. Selain itu, drone juga bisa digunakan untuk memotret potensi yang ada dengan pengambilan gambar atau video dari atas.

Seperti dilakukan oleh mahasiswa UMNU Kebumen yang membantu pemetaan jalan di Pantai Suwuk menggunakan drone, beberapa waktu lalu. Diharapkan, peserta pelatihan kali ini bisa mengoperasikan drone dan mampu memetakan dengan pesawat tanpa awak tersebut. “Pelatihan drone ini tidak hanya diberikan teori saja, tetapi juga praktik langsung,” imbuh Muhlisin.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama juga digelar Turnamen Voli Rektor Cup IV. Kampus yang berada di Jalan Kusuma Kebumen itu pun semarak oleh berbagai gelaran. Kendati demikian, penyelenggaraannya tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua Panitia Turnamen Voli Rektor Cup IV Mahfud menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan kampus yang kali ini diselenggarakan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga UMNU Kebumen.

Wakil Rektor UMNU Kebumen Doktor Onok Yayang Pamungkas menyampaikan terkait program beasiswa KIP-Kuliah yang dikhususkan bagi peserta turnamen voli dari kalangan siswa SLTA sederajat itu.

“Jadi seluruh peserta dari 12 tim yang ikut turnamen tersebut akan diprioritaskan mendapat program beasiswa KIP-K,” jelas Onok.

Tinggalkan Balasan