Magma Merapi Semakin Dekat

JOGJAKARTA, SM Network – Memonitor perkembangan terkini situasi Gunung Merapi yang sudah memasuki hari ke-16 dengan status Siaga, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut perjalanan magma Gunung Merapi ke puncak semakin mendekati permukaan. Namun BPPTKG belum bisa mengetahui kecepatan pergerakan magma Gunung Merapi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPPTKG Hanik Humaida saat dihubungi wartawan, Jumat (20/11/2020).

“Magmanya semakin dekat ke permukaan,” ungkapnya.

Hanik menjelaskan adanya peningkatan energi guguran Gunung Merapi secara signifikan. Sehingga desakan magma ke permukaan semakin kuat.

“saat ini masih terus berlangsung proses dorongan magma Gunung Merapi menuju ke permukaan. Namun, laju kecepatan magma ke permukaan masih belum bisa dihitung karena kubah lava belum muncul,” jelasnya.

Menurutnya masih ada dorongan magma berupa tekanan dari dalam untuk menuju ke atas. Namun magma ini belum muncul di permukaan.

Lebih lanjut, berdasarkan posisi hiposenter gempa vulkanik, Merapi memiliki dua kantong magma. Yakni kantong magma dangkal dan kantong magma dalam.

“Dapat disimpulkan posisi hiposenter gempa vulkanik Merapi ada dua kantong magma di Merapi, yaitu kantong magma dangkal pada kedalaman kurang lebih 1,5 hingga 2 km dari puncak dan kantong magma dalam yang berada sekitar kurang lebih 5 km dari puncak,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan