Magma Gunung Merapi Mendekati Permukaan

Magma Merapi 1,3 Kilometer

JOGJAKARTA, SM Network – Hampir satu bulan Gunung Merapi berstatus siaga, lebih tepatnya 29 hari. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut perjalanan magma Gunung Merapi ke puncak semakin mendekati permukaan. Sumber tekanan magma di Gunung Merapi berada pada kedalaman 1,3 kilometer di bawah puncak.
Hal tersebut dijelaskan oleh penyidik Bumi BPPTKG Yogyakarta Nurnaning Aisyah kepada wartawan.

“Kita melihat ada dua potensi bahwa sudah terjadi inflasi, sumber tekanan yang menyebabkan pemendekan jarak tunjam, pemendekan baseline electronic distance measurement (EDM),” jelasnya.

Dia menduga adanya migrasi magma dari suatu sumber relatif lebih dalam menuju ke permukaan. Oleh karena itu, butuh permodelan untuk memperkirakan sumber tekanan berada.

Lanjutnya, laju deformasi Gunung Merapi terus berlanjut sejak Juni 2020 sampai sekarang.

“Kecepatan deformasi kemudian dibagi menjadi enam periode. Pada periode satu sampai tiga (Juni hingga pertengahan Oktober) tekanan masih berada di 5,9 kilometer di bawah puncak,” terangnya.

Sementara periode empat sampai enam (akhir bulan Oktober-2 Desember) sudah bergeser pada 1,3 kilometer di bawah puncak.

“Hal tersebut dikuatkan dengan data yang didapat dari Global Positioning System (GPS), yang mendapatkan data tekanan ditemukan pada jarak yang lebih dalam yaitu tiga sampai enam kilometer. Pada periode selanjutnya ditemukan kedalaman lebih dangkal 1,3 kilometer ini memperkuat data kami dari EDM,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan