Magelang Waspadai Wabah Demam Berdarah

MUNGKID, SM Network – Baru-baru ini, sejumlah orang di Kabupaten Magelang diketahui positif gejala Demam Berdarah (DB). Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kasus DBD di dusun tersebut diketahui sudah terjadi sejak akhir bulan Desember 2019.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabuoaten Magelang, Sunaryo, menerima laporan dari rumah sakit terkait dengan pasien yang terjangkit DB. Namun hingga saat ini belum ada kondisi darurat DB.

“Penetapan status darurat sendiri ditetapkan jika KLB terjadi dua kali dari periode yang sama di tahun sebelumnya, atau tiga bulan terakhir terjadi peningkatan dua kali lipat, serta ada kematian,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar wajib meningkatkan kewaspadaan selain melakukan fogging.

“Fogging itu kan hanya melakukan pembunuhan terhadap nyamuk dewasatidak dengan jentiknya. Yang lebih kita dorong lagi itu Puskesmas, kita himbau dan di instruksikan untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus,” kata Sunaryo.

Selain melakukan PSN 3M Plus yaitu mengubur, menguras, dan menutup dianjurkan juga untuk menggunakan lotion (obat nyamuk oles). Selain melakukan fogging atau pengasapan ia juga mengajak masyarakat, pihak Kepolisian, dan juga TNI- AD untuk melakukan kerja bakti.

“Jadi setiap kali melakukan fogging, kita layani foggingnya dan juga menggerakkan Puskesmas serta melibatkan jajaran Babhinkamtibnas dan babinsa untuk melakukan kerja bakti,” pungkasnya.

Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan