Longsor, Satu Rumah Rata Dengan Tanah

WONOSOBO, SM Network – Hujan deras yang mengguyur Wonosobo belum lama ini kembali menimbulkan bencana tanah longsor. Kejadian tersebut terjadi di Desa Gumawang Kidul Kecamatan Watumalang yang merupakan rumah milik Solihin warga Dusun Sumurup. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, rumah korban rata dengan tanah setelah diterjang longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika wilayah setempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hingga malam hari pada senin lalu. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan tebing yang berada di samping rumah korban longsor sehingga material longsor menimpa tembok rumah.

“Rumah korban tertimpa senderan longsor yang memiliki ketinggian 7 meter dan lebar 20 meter, rumah terbuat dari papan kayu, sehingga hancur rata dengan tanah,” katanya.

Rumah Sholihin dihuni oleh tiga orang, termasuk istri dan orang tuanya yang sudah tua. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah bisa menyelamatkan diri, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“BPBD dan relawan bencana serta pemerintahan desa sudah melakukan upaya koordinasi untuk membantu korban dan membersihkan material longsor,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Watumalang AKP Purwanto mengatakan, hancurnya rumah itu tidak membuat adanya korban jiwa.

“Kondisi rumah hancur terkena tembok senderan yang ambrol, setelah didera hujan deras, tidak ada korban jiwa,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya langsung menerjunkan personil untuk membantu warga yang terkena musibah, bersama dengan personil dari koramil watumalang serta relawan bencana alam kecamatan setempat.

“Kita langsung gelar koordinasi dan melakukan pertolongan serta gotong royong membersihkan puing rumah korban,” ucapnya.

Korban sendiri sudah dievakuasi dan diungsikan oleh Pemerintah Desa Gumiwang ke lokasi yang lebih aman, sambil menunggu proses rehabilitas rumah yang rusak. Pihaknya berharap warga Kecamatan Watumalang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya longsor mengingat curah hujan pada awal tahun 2020 semakin meningkat.

Adhib Annas Maulana

Tinggalkan Balasan