SM/Dian Nurlita - LONGSOR: Tanah longsor yang terjadi di Dusun Prampelan I, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik sore ini.

MUNGKID, SM Network – Telah terjadi tanah longsor yang terjadi pukul 15.30 di Dusun Prampelan I, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik yang menyebabkan tebing setingi 25 m dengan lebar 10 m longsor dengan membawa material rumpun bambu sehingga menutup askes jalan Dusun dan menimpa rumah warga, Selasa (26/1).

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto membenarkan hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa longsor diakibatkan oleh hujan dengan intensitas sedang – lebat.

“Tanah longsor tersebut menyebabkan beberapa rumah warga serta satu kandang sapi mengalami kerusakan, beberapa orang warga juga mengalami luka-luka akibat reruntuhan rumah saat menyelamatkan diri,” jelasnya.

Diketahui bahwa dua rumah rusak berat milik Slamet Ardiyanto (39) dan Riyoto (59), satu rumah rusak ringan milik Yaminem (65), serta satu kandang rusak ringan milik Sumarno (43). Selain itu, longsor menyebabkan empat orang warga terluka, diantaranya Slamet Ardiyanto (39), Anisafiroh (32), Zidni (10), dan Riyoto (59).

“Untuk korban atas nama Riyoto dilarikan ke Poliklinik Desa Adipuro, dan tiga lainnya di larikan ke Puskemas Kaliangkrik. Namun, karena luka yang dialami cukup serius maka korban atas nama Zidni dan Anis dirujuk ke RSU Tidar,” imbuhnya.
Diketahui bahwa korban atas nama Zidni Alfa Izzati mengalami luka di bagian pantat, dan Anis Safiroh mengalami luka di bagian kaki.

Sementara itu Edy menambahkan, ada dua kepala keluarga (KK) yang mengungsi akibat longsor tersehut. “Keluarga Bapak Slamet Ardiyanto diungsikan ke rumah orang tuanya, sedangkan keluarga Bapak Riyoto mengungsi ke rumah tetanggnya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga, terutama pada warga yang rumahnya dekat dengan tebing tinggi agar selalu waspada dan hati-hati.

“Mengingat saat ini musim hujan dan intensitas hujan tinggi, maka bagi warga yang rumahnya dekat dengan tebing atau rumpun bambu agar selalu waspada,” imbaunya.