Lokasi Cagar Budaya di Pakualaman Ini Disemprot Disinfektan

YOGYAKARTA, SM Network – Penyemprotan cairan disinfektan sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran Covid-19 terus digencarkan di Kota Jogja. Diisiniasi Kodim 0734/Yogyakarta dan jajarannya, penyemprotan dilakukan di banyak titik dan lokasi umum di Kota Pelajar tersebut. Termasuk, beberapa lokasi cagar budaya.

Seperti yang dilakukan personel Kodim 05/Pakualaman yang menyemprot Masjid Besar Pakualaman.

“Kami lakukan penyemprotan selama tiga hari berturut-turut mulai kemarin (26/3). Salah satunya di Masjid Besar Pakualaman,” tutur Komandan Koramil (Danramil) 05 Kapten Inf Surono, Jumat (27/3).

Surono mengungkapkan untuk lokasi selama tiga hari penyemprotan di wilayahnya seperti kantor-kantor instansi pemerintah dan swasta, lalu kantor polisi, puskesmas. Termasuk beberapa SPBU hingga Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wirogunan juga tak luput untuk disemprot.

“Setiap harinya ada 40 personel yang dilibatkan dari personel Koramil 05 dan petugas Satpol PP. Mereka disebar ke sejumlah titik. Untuk pagi tadi kami kembali semprot ke LP Wirogunan tapi di lokasi LP wanitanya dan Ndalem Nototarunan,” tuturnya.

Adapun tim gabungan Kodim 0734/Yogyakarta dan Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista juga bersama-sama menyemprot sejumlah lokasi. Penyemprotan disinfektan dengan menggunakan dua mobil dan satu truk yang dilakukan di sepanjang jalan Tugu Jogja, Alun-alun dan finish di Panggung Krapyak, Kota Jogja. Penyemprotan juga dilakukan di tempat umum sepanjang jalan Malioboro, Pasar Bringharjo, hingga pertokoan yang ada di seputaran jalan.

“Kami menyemprotkan disinfektan ke arah pengguna jalan. Semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, juga tidak luput dari penyemprotan,” sambung Kasdim 0734/Yogyakarta Letkol Arh Tjatur Supriyono yang memimpin langsung penyemprotan.

Kasdim juga mengimbau kepada seluruh warga kota agar tetap waspada dalam menyikapi penyebaran covid-19. Salah satunya dengan berperilaku hidup sehat, tetap tenang dan tidak panik, tidak berkumpul dan jangan keluar rumah kalau memang tidak perlu serta terus melakukan tindakan nyata mencegah dan mengurangi penyebaran virus ini.

“Tidak usah panik, namun kesiapan kita harus maksimal dalam menyikapi korona. Salah satunya dengan membiasakan pola hidup sehat serta patuhi apa yang sudah diperintahkan oleh pemerintah,” tandas Kasdim.


Gading Persada

Tinggalkan Balasan