Lawan Kotak Kosong, Afif-Albar Optimis Menang Telak

WONOSOBO, SM Network – Komunikasi politik antara Gerindra dan PPP yang tak temui titik temu membuat pasangan Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar selangkah lagi melenggang menjadi calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wonosobo 2020.

Bermodal dukungan dari tujuh partai koalisi dengan 35 kursi di legislatif, pasangan dengan tagline harapan baru Wonosobo maju itu optimis akan menang telak dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Bakal Calon Bupati (Bacabup) Wonosobo, Afif Nurhidayat optimis akan mendapatkan suara yang cukup banyak dalam Pilkada nanti.

Politikus PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Wonosobo itu optimis akan mendapatkan 85 persen suara. Ada atau tidak lawan, dikatakan Afif, koalisi besar yakin mendapatkan mayoritas suara untuk memenangkan Pilkada. “Kalau bisa 85 persen. Kalau bisa ya lebih. Itu realistis,” ujarnya saat ditemui seusai mendaftarkan diri di Kantor KPU Wonosobo baru-baru ini.

Afif menjelaskan, Wonosobo merupakan daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Untuk itu perlu langkah-langkah kongkrit untuk memajukan masyarakat. Dengan slogan harapan baru Wonosobo maju, ia yakin beberapa permasalahan yang selama ini menjadi problematika di Wonosobo bisa diurai bersama-sama.

Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Wonosobo, Muhammad Albar mengatakan, meski kemungkinan besar akan melwan kotak kosong, namun perlu kerja keras dalam memenangkan Pilkada Wonosobo. “Kotak kosongpun lawan. Jadi kita tetap harus wasapada dan bekerja keras dalam memenangkan Pilkada Wonosobo 2020,” tandasnya.

Terkait kampanye yang akan dilakukan jika melawan kotak kosong, Politisi yang akrab disapa Gus Albar itu mengatakan, proses kampanye akan dilakukan seperti biasa dengan melakukan safari politik silaturahim ke masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 mengingat pandemi masih berlangsung.

“Saya kira biasa kita akan silaturahim ke masyarakat. Masih tetap melaksanakan protokol kesehatan, tidak perlu ramai-ramai tapi semua bisa dijangkau. Yang penting semua bisa terakomodir apa yang menjadi harapan masyarakat. Kita akan silaturahim, datang dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan