SM/dok - BANTUAN APD: Tim Paguyuban Wayah Bagelen saat melakukan pendistribusian APD di beberapa rumah sakit dan bagi paramedis. Area lampiran

PURWOREJO, SM Network – Turut berperan dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19 di wilayah Bagelen maupun Indonesia secara umum, Paguyuban Wayah Bagelen (PWB) membentuk Tim Satgas Covid-19. Paguyuban ini menyalurkan bantuan antara lain berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan tempat cuci tangan.

Ketua Umum PWB, Rendra Kusuma Wijaya, mengungkapkan diadakannya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Laskar Bagelen (sebutan bagi anggota PWB) terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 serta untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Bagelen dan sekitarnya.

“Selain itu juga bentuk kepedulian Laskar Bagelen untuk saudara-saudara kita yang di Bagelen dan di perantauan untuk tetap menjaga kesehatan dan mentaati himbauan dari pemerintah”, ungkap Rendra, Selasa (14/4).

Pada Minggu (12/4/2020) tim yang terdiri dari PWB Koordinator Wilayah (korwil) Bagelen dan Jogja mengadakan pendistribusian tempat cuci tangan, dan perlengapan sosialiasi Covid-19 di 10 titik di Kecamatan Bagelen. Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PWB telah mendistribusikan APD di beberapa rumah sakit di Jakarta.

Tim tersebut menyalurkan APD kepada Laskar Bagelen yang bekerja sebagai paramedis di Jabodetabek, alat cuci tangan sebanyak 20 unit ukuran 100 liter dengan sabun cuci tangan, hand sanitizer 10 liter, masker sebanyak 400 pcs, spanduk himbauan dan sosialisasi pencegahan, serta brosur dan perlengkapan lainnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PWB ini melibatkan Laskar Bagelen yang ada di wilayah Bagelen, Jogja dan lainnya, Pemerintah Desa di wilayah Bagelen, Pemerintah Kecamatan, serta bersama alumni SMA Negeri 1 Purworejo angkatan 88 .

“Kegiatan ini dilakukan di wilayah Kecamatan Bagelen dan sekitarnya, terutam di tempat fasilitas umum yang ada seperti Pasar Krendetan, Pasar Purwodadi, Pasar Jenar, posko-pisko pemantauan di desa, Pasar Soko dan lainnya” tuturnya.

Rendra menambahkan, kegiatan ini sangat penting dilakukan, karena kekawatiran penyebaran Covid-19 yang sangat cepat dan mempunyai dampak yang luar biasa, baik dampak ekonomi maupun dampak sosial di masyarakat. Menurutnya, Covid-19 merupakan pendemi yang membutuhkan kekompakan dan gotong royong dalam pencegahan, saling tolong menolong dan bahu membahu sesuai dengan kapasitas yang dimiliki dari berbagai pihak.

“Dengan adanya kesadaran dari berbagai pihak, patuhi himbauan, pola hidup bersih dan sehat, tentunya akan cepat memutus penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Terpisah, Camat Bagelen Bambang S Budoto, mewakili masyarakat Bagelen dan Purworejo pada umumnya memberikan apresiasi terhadap kegaitan tersebut. Hal ini sejalan denģan program pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Menurutnya, budaya hidup bersih dan sehat tidak akan tercapai tanpa dukungan semua komponen masyarakat.

“Pada prinsipnya kegiatan tersebut hadir dalam situasi yang tepat. Kami berharap kerjasama ini ditingkatkan untuk bidang-bidang yang lain. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di Bagelen,” katanya.


Panuju Triangga