Lantik 26 DPC, PKS Kebumen Targetkan Wakil di Tiap Dapil

KEBUMEN, SM Network – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Kebumen melantik 26 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu (14/3). Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD PKS Kebumen Pramono MPd. Sebelumnya surat keputusan dibacakan oleh Sekretaris DPD PKS Kebumen Ahmad  Bahtera SPdI.

Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diisi oleh Anggota DPR RI  dari Fraksi PKS H Rofik Hananto SE.  Ketua DPD PKS Kebumen Pramono MPd mengatakan, saat ini sudah 100 persen kepengurusan DPC di 26 kecamatan sudah terpenuhi. Pihaknya akan membentuk tim yang solid agar bisa menjalankan tugas partai di tiap-tiap kecamatan.

“Harapannya ke depan mereka bisa bekerja melaksanakan tugas partai di level masing-masing,” ujar Pramono saat ditemui Suara Merdeka usai pelantikan. Pramono menyebutkan formasi profil DPC terdiri atas pengurus lama dan pengurus baru. Adapun para pengurus masih didominasi oleh para generasi muda. “Dengan digawangi anak-anak muda,  partai akan berjalan dengan dinamis,” ujarnya.

Di bawah  kepemimpinannya, Pramono menargetkan PKS akan meraih suara sebanyak-banyaknya di Kebumen. Sehingga nanti dapat mengangkat wakil di lembaga legislatif di tiap daerah pemilihan (Dapil). “Meski saat ini baru dua wakil di DPRD Kebumen, kami semangat berjuang agar setiap dapil ada satu anggota dewannya,” katanya.

Janji Kampanye

Pada bagian lain, pasca Pilbup Kebumen, dimana PKS menjadi salah satu partai pengusung mengharap kepada bupati dan wakil bupati terpilih untuk merealisasikan janji kampanye. Agar kesenjangan yang ada di masyarakat segera teratasi. “PR Kabupaten Kebumen sangat berat, terkait dengan kemiskinan, kesehatan, pendidikan. Bagaimana bupati bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi para pengangguran,” ujarnya.

Terkait kesehatan, sebelum pandemi Kebumen terkenal dengan jumlah kasus HIV/AIDS yang cukup tinggi. SDM juga perlu ditingkatkan. Pesantren mendapatkan porsi khusus agar pesantren menghasilkan SDM yang unggul untuk menyelesaikan masalah di Kebumen. Mencermati 100 kerja bupati dan wakil bupati, Pramono berharap apa yang sudah diluncurkan segera diimbangi oleh aksi nyata di lapangan. Misalkan pelayanan cepat admnistrasi kependudukan (Go-Lak) harus diimbangi oleh kesiapan aparatur di masing-masing OPD.

“Jangan sampai Bupati memiliki semangat tinggi untuk segera melakukan perubahan, aparatur di bawahnya kurang siap. Kasihan itu nanti,” imbuhnya. Jika diibaratkan sebuah kendaraan, kata Pramono, saat ini sopir sudah berganti. Maka semua yang ada di dalamnya harus menyesuaikan sopirnya.  “Meski kadang-kadang mungkin ada yang tidak siap karena supirnya ganti,” ujar Pramono.    

Tinggalkan Balasan