Lakpesdam PCNU Minta Peningkatan SDM Jadi Prioritas

KEBUMEN, SM Network – Catatan terhadap Kebumen sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah mengundang keperihatinan berbagai pihak. Berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, Kabupaten Kebumen memiliki angka kemiskinan tertinggi yakni 16,82 persen.

Terkait hal tersebut, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kebumen meminta agar peningkatan SDM menjadi prioritas. Diketahui, Kebumen dengan penduduk sekitar 1,3 juta jiwa itu tercatat ada sekitar 201.000 rumah tangga atau sekitar 700.000 jiwa masuk dalam kategori warga miskin dengan penghasilan per bulan kurang dari Rp 363.000.

Padahal, upah minimum kabupaten/kota (UMK) Kebumen 2020 ditetapkan sebesar Rp 1.835.000. “Sisa periode ini perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memprioritaskan peningkatan SDM, sehingga Kebumen bisa menyalip daerah lain,” kata Ketua Lakpesdam PCNU Kebumen, Gus Wahyu NH Aly, Minggu (30/8).

Ia mengemukakan, peningkatan SDM itu tidak lain modal manusia atau human capital. Hal tersebut diketahui sebagai kunci untuk mengentaskan kemiskinan yang berlaku di berbagai negara. “Dan banyak negara yang sudah berinvestasi pada modal manusia, menghasilkan kemajuan besar. Jadi ini sangat tepat jika diterapkan di Kebumen,” ucapnya.

Di Indonesia sendiri juga tengah menghadapi tantangan utama berupa kualitas SDM yang rendah. Termasuk Kebumen yang menargetkan rata-rata lama sekolah (RLS) pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dengan indeks 7,20 di akhir tahun 2021. Ini sekaligus menjadi perwujudan dari visi misi bupati periode 2016 – 2021.

Dalam perkembangan di akhir tahun 2018 pun telah melampaui target yang ditetapkan, dengan indeks capaian 7,29 atau sebesar 101,25 persen dari target akhir tahun 2021. Pada pertengahan periode tersebut, rata-rata penduduk usia 15 tahun ke atas menamatkan pendidikannya baru sampai kelas 8 pada jenjang SMP.

Selanjutnya, Gus Wahyu menyampaikan program beasiswa yang ada di Lakpesdam PCNU Kebumen bisa dijadikan salah satu solusi atas permasalahan yang dihadapi saat ini. Diharapkan pula mampu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan SDM di Kebumen. Apalagi dalam sejarahnya, daerah ini dikenal sebagai gudangnya pejuang yang sanggup menyediakan lumbung pangan.

“Kami juga menyelengarakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang salah satu tujuannya berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM),” ucap Gus Wahyu. Menariknya, sertifikat peserta MKNU yang dinyatakan lulus itu ditandatangani empat pucuk pimpinan PBNU. Meliputi Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.

Pihaknya juga terus menggodok masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin agar memiliki mental fastabiqul khairot atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Sehingga, kompetisi yang dibangun secara sehat itu akan melahirkan kader-kader mumpuni untuk mengisi pembangunan di Kebumen. Muaranya membawa kesejahteraan masyarakat dan keluar dari garis kemiskinan.

8 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. Hi there, after reading this amazing paragraph i am as well delighted to share my knowledge here with friends.

  3. 44795 591161You must be quite astute at research and writing. This shows up within your original and unique content material. I agree along with your primary points on this subject. This content material should be seen by more readers. 43328

  4. 391412 325048An fascinating discussion is worth comment. I feel which you ought to write a lot more on this topic, it may possibly not be a taboo topic but normally individuals are not enough to speak on such topics. Towards the next. Cheers 769051

  5. 272221 470614A really exciting examine, I may possibly possibly not concur entirely, but you do make some actually legitimate points. 666773

Tinggalkan Balasan