Kunjungan Wisatawan ke Candi Borobudur Turun

MUNGKID, SM Network – Kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur akhir-akhir ini menurun. Penurunan tersebut dikarenakan mewabahnya virus korona terutama di kawasan Asia.

Sekretaris Perusahaan TWC Emilia Eny Utari menyatakan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) menurun terutama dari kawasan Asia. Diketahui bahwa jumlah kunjungan di tahun 2019 pada bulan Januari yaitu sebanyak 13.398 wisatawan mancanegara (wisman), dan 341.642 wisatawan nusantara (wisnu).

Pada bulan Februari wisman 16.642 orang, dan wisnus 247.697 orang. Sedangkan pada tahun 2020 terjadi peningkatan jumlah wisatawan di bulan Januari untuk wisman 15.603 orang, dan wisnus 395.175 orang. Kemudian pada Februari terjadi penurunan yaitu untuk wisman 11.506 orang, dan wisnus 234.280 orang.

”Kunjungan wisman turun pasti, dari Tiongkok wilayah Asia ini sudah benarbenar berkurang, yang masih ada dari wilayah Eropa tetapi tidak seperti tahun lalu,” jelas Emilia, Sabtu (7/3) saat ditemui di Balai Desa Borobudur dalam acara Sosialisasi gejala dan pencegahan virus korona.

Turun 30 Persen

Jika dibandingkan dengan tahun lalu (2019), jumlah wisatawan turun sebanyak 30 persen di bulan Februari.

”Untuk bulan Maret ini belum, terutama wisatawan dari Tiongkok, Jepang, dan Korea juga masih close,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan pengelola TWC sendiri yaitu dengan mengupayakan wisatawan domestik, seperti yang dilakukan pemerintah dengan memberikan diskon 50 persen pada tiket penerbangan.

”Kami juga melakukan hal sama dengan push wisnus. Dengan melakukan beberapa langkah saat low season ini kita memberikan harga-harga spesial diskon khusus, dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang memiliki daya tarik tersendiri. Khususnya pelajar-pelajar ini masih lumayan bagus masih tetap ada,” papar Emilia.

Emilia juga menambahkan bahwa pihaknya belum memberikan diskon secara spesifikasi. Ia juga memaparkan target kunjungan wisman untuk tahun ini sekitar 500 ribu pengunjung. Namun pihaknya pesimis dengan target tersebut, sebab dengan merebaknya virus korona saat ini pasti tidak akan tercapai.


Dian Nurlita

Tinggalkan Balasan