Kunjungan Wisata di Kabupaten Magelang Menurun

MUNGKID, SM Network – Jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang pada saat libur Natal dan tahun baru secara signifikan menurun, beberapa waktu lalu hingga awal bulan Januari 2021 ini yang disebabkan oleh Pandemi dan aktivitas Merapi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, saat dihubungi Senin (11/1).

“Dari data bidang destinasi dan industri, untuk bulan Desember 2020 hingga awal Januari 2021 jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang Total keseluruhan 66.748 pengunjung,” jelas Husein.

Husein mengatakan hal tersebut karena situasi saat ini masih dalam kondisi Pandemi, berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang pada masa liburan kemarin adalah sebuah realita yang harus diterima.

Diketahui bahwa sebanyak 66.748 jumlah kunjungan wisatawan tersebut, merupakan jumlah akumulasi kunjungan wisatawan dari berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang, yang sudah mengajukan izin untuk beroperasi.

“Memang ada beberapa destinasi wisata unggulan di Kabupaten Magelang yang terpaksa harus tutup sementara karena ada di KRB III Merapi (karena aktivitas Merapi yang sedang meningkat) seperti Kedungkayang, Jurang Jero, Ketep Pass. Tentu ini sangat berpengaruh besar terhadap berkurangnya kunjungan wisatawan,” imbuhnya.

Husein mengatakan ada 57 destinasi wisata yang mendapatkan izin pada masa liburan kemarin mulai dari Balkondes, desa wisata, Candi, dan wisata religius.

Terkait menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Magelang pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021, Husein menyikapi hal tersebut merupakan hal yang wajar, sebab kondisi saat ini berada ditengah masa Pandemi.
“Ini adalah hal yang wajar, karena kita juga memahami saat ini dalam konsep kehati-hatian di tengah Pandemi ini karena harus melakukan Protokol Kesehatan secara penuh,” ujar Husein.

Tinggalkan Balasan