MUNGKID, SM Network – Ditengah penyebaran wabah Covid-19, menjaga imun menjadi sangat penting bagi masyarakat agar terhindar dari virus. Adanya hal itu, sebagai bentuk aksi kepedulian sosial, PT Sidoagung Farm menyumbang sebanyak 50.000 butir telur kepada masyarakat melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang.

Direktur Operasional PT Sidoagung Farm, Asrokh Nawawi, menjelaskan ia berharap telur ini dapat meningkatkan imunitas masyarakat terutama untuk kelompok rentan. “Kali ini kami dari PT Sidoagung Farm ingin berpartisipasi pada pemerintah. Kami ingin membantu masyarakat imunitasnya jauh lebih baik,” papar Asrokh, Jumat (3/4).

Menurutnya, salah satu unsur penting dalam menjaga imunitas adalah protein. “Untuk meningkatkan imunitas membutuhkan asupan protein. Protein didapat dari telur,” ujarnya. Dengan mengkonsumsi telur secara rutin, setidaknya sekitar dua minggu maka seseorang dapat meningkatkan imunitasnya.

“Kalau masyarakat Magelang bisa mengkonsumsi satu butir telur per hari insyaallah dalam dua minggu kekebalan akan timbul sehingga wabah ini bisa diatasi,” jelas Asrokh.

Asrof juga mengatakan, bahwa beberapa kelompok masyarakat masih kesulitan mengakses telur karena keterbatasan ekonomi. “Terutama kelompok rentan seperti manula, balita, dan garda terdepan. Apakah itu ODP, PDP, atau yang punya resiko tinggi terhadap penyebaran virus ini,” ujarnya.

Sebelum aksi ini dilakukan, pihaknya telah menyumbangkan telur ke beberapa instansi diantaranya Polisi, TNI, BPBD, Pondok Pesantren, Masjid, RSUD Tidar dan RST dr. Soedjono, masing-masing 3000 telur. “Kami masih sediakan lagi. Mungkin bisa 50.000 lagi, minimal 100.000 butir. Rencana untuk masyarakat sekitar pabrik mendapatkan semua sehingga kekebalan meningkat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinsos PPKB PPPA, Iwan Agus Susilo mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, penanganan wabah ini perlu dilakukan secara gotong royong. Beberapa perusahaan juga telah membantu sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat secara gotong royong bisa diatasi. Perusahaan banyak membantu lewat BPBD sesuai dengan bidangnya. Nanti komunikasikan dengan pimpinan mengenai penyalurannya,” tambahnya.


Dian Nurlita/Kim