KPU Sleman Buka Help Desk Pendaftaran Calon

SLEMAN, SM Network – Pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dilangsungkan pada 4 hingga 6 September mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder menyangkut kesiapan tahapan tersebut.Ditemui di ruangannya, Senin (24/8).

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menjelaskan, pembahasan rakor antara lain menyangkut kelengkapan dokumen sebagai syarat pencalonan, dan pelaksanaan pendaftaran sesuai protokol kesehatan. “Pada prinsipnya, kami siap untuk melaksanakan pendaftaran.

Yang sudah dilakukan antara lain rakor dengan parpol, dan stakeholder terkait lain seperti ” katanya.Pihak lain yang juga diajak berkoordinasi oleh KPU diantaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). Tiga stakeholder itu berperan dalam hal menyangkut ketugasan bidang kesehatan.Selain itu, KPU juga menggandeng Pengadilan Negeri, Kantor Pajak, dan Dinas Pendidikan.

Instansi tersebut nantinya akan membantu KPU untuk mengecek keabsahan syarat pencalonan seperti SKCK, dokumen tidak dinyatakan pailit, dan ijazah. Untuk memudahkan paslon atau partai pengusung mencari informasi seputar pendaftaran, KPU Sleman membuka layanan help desk. Layanan ini sudah dibuka sejak dua pekan lalu namun sejauh ini belum ada yang memanfaatkan.”Beberapa sudah ada yang konsultasi tapi via daring. Padahal harapan kami membuka help desk agar penjelasan yang disampaikan bisa lebih gamblang, sehingga menjelang pendaftaran nanti semua sudah clear,” katanya.

Soal kemungkinan jumlah paslon, Trapsi menjelaskan, aturan untuk bisa mengusung calon adalah mendapat suara minimal 20 persen dari jumlah kursi di DPRD tingkat kabupaten. Pada Pileg 2019 lalu, DPRD Sleman menghasilkan 50 kursi. Sehingga dibutuhkan paling sedikit 10 kursi bagi setiap paslon untuk mendaftar dalam Pilkada 2020.

Namun dipastikan Pilkada kali ini tanpa calon independen karena hingga batas waktu terlampaui, tidak ada calon yang mendaftar lewat jalur perorangan. “Berapapun jumlah pasangan calon yang mendaftar nanti akan kami layani,” tukas Trapsi.Perkembangan dinamika politik di Sleman sendiri sejauh ini baru ada satu nama pasangan yang muncul yaitu Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. Keduanya diusung oleh koalisi PDIP dan PAN dengan total perolehan 21 kursi.

Muncul pula nama Danang Wicaksana Sulistya sebagai bakal calon bupati yang diusung koalisi empat partai yaitu Gerindra, PKB, Golkar, dan PPP. Sementara, PKS dan Nasdem belum menyatakan sikap  kemana akan berlabuh.


Amelia Hapsari

3 Komentar

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  2. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.

Tinggalkan Balasan