KPU Purworejo Tunda Tahapan Pilkada

PURWOREJO, SM Network – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo menunda empat tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo Tahun 2020 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19).

Penundaan tahapan itu ditetapkan melalui Keputusan KPU Kabupaten Purworejo Nomor : 13/PL.02-Kpt/3306/Kab/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Purworejo Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 tertanggal 22 Maret 2020.

Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim mengungkapkan, empat tahapan yang dilakukan penundaan tersebut meliputi pelantikan dan masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan Calon Perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. Penundaan dilakukan karena pertimbangan upaya pencegahan untuk meminimalisasi penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Purworejo.

“Penundaannya sampai kapan, kami menunggu informasi lebih lanjut dari KPU RI, juga melihat perkembangan wabah covid-19,” kata Dulrokhim, kemarin.

Dulrokhim menjelaskan, semula dijadwalkan pelantikan PPS akan dilaksanakan pada 22 Maret 2020 dengan masa kerja 23 Maret hingga 30 November 2020. Namun dengan penundaan ini, waktu pelantikan dan masa kerja akan diatur kemudian.

Terkait Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Perseorangan, paska putusan sengketa dalam sidang di Bawaslu Purworejo, Dulrokhim mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti putusan tersebut dengan penghitungan dan pengecekan. Berdasarkan hasil penghitungan dan pengecekan Bapaslon Perseorangan Slamet Riyanto-Suyanto tersebut, dukungan Bapaslon dinyatakan memenuhi syarat dukungan dan sebaran, sehingga dokumen dukungan Bapaslon Perseorangan tersebut diterima.

Hanya saja, tahahapan selanjutnya berupa verifikasi syarat dukungan Calon Perseorangan ditunda. Tahapan verifikasi syarat dukungan itu antara lain terdiri dari penyampaian dukungan Bapaslon dari KPU Kabupaten ke PPS yang semula dijadwalkan 26 Maret hingga 2 April, verifikasi faktual di tingkat desa/kelurahan, serta tahapan-tahapan lain hingga rekapitulasi dukungan hasil perbaikan di tingkat kabupaten.

Dulrokhim menambahkan, untuk pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) semula dijadwalkan pada 26 Maret hingga 15 April dengan masa kerja PPDP 16 April hingga 17 Mei 2020. Sedangkan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih terdiri dari penyusunan daftar pemilih oleh KPU Kabupaten dan penyampaian kepada PPS pada 23 Maret-17 April, serta pencocokan dan penelitian pada 18 April-17 Mei 2020.


Panuju Triangga

Tinggalkan Balasan