KPRI Dharma Praja Miliki Gedung Baru

WONOSOBO, SM Network – Bupati Wonosobo Eko Purnomo resmikan Gedung Baru Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Dharma Praja yang berada di Jalan Purnamasari Nomor 4 Selasa pagi (21/7). Dalam peresmian Gedung senilai kurang lebih Tiga Milyar tersebut, Bupati didampingi oleh Agus Subagyo Wakil Bupati Wonosobo, Retnoningsih Ketua KPRI Dharma Praja beserta Pejabat struktural Pemkab Wonosobo maupun pegawai KPRI Dharma Praja.

Dalam sambutannya bupati mengatakan bahwa KPRI Dharma Praja hingga tahun 2020 ini telah beranggotaan sebanyak 816 orang. Dari sekian ribu jumlah pegawai di Wonosobo, sebenarnya masih sangat memungkinkan untuk melakukan ekspansi melalui berbagai terobosan dari segi kualitas maupun kuantitas. ” Saya yakin melalui berbagai terobosan, dari segi kualitas maupun kuantitas, KPRI Dharma Praja tidak membutuhkan waktu yang lama untuk lebih maju,” kata Bupati Eko Purnomo dalam sambutannya.

Menurut Bupati Eko, untuk memajukan koperasi perlu melakukan terobosan-terobosan yang menguntungkan dari sisi bisnis dan peka terhadap kebutuhan pasar dan para anggotanya. Disamping KPRI Dharma Praja yang memiliki aset yang cukup besar yaitu senilai Rp 17.780.978.935. ” Jadi, diharapkan KPRI Dharma Praja dapat menjadi koperasi yang besar dan menjadi percontohan maupun menjadi wadah yang strategis bagi anggotanya, yaitu para pegawai di lingkup Pemkab Wonosobo,” harap Bupati.

Sedangkan Ketua KPRI Dharma Praja Retnoningsih menjelaskan bahwa dalam pembangunan gedung tersebut senilai Dua Milyar sebagai harga tanah dimana didalamnya termasuk bunga bank, pajak pembelian, pajak penjualan dan keperluan lainyya. ” Sedangkan senilai kurang lebih 900 juta adalah total dari pembangunan gedung. Jadi kurang lebih senilai tiga milyar,” kata Retnoningsih.

Retnoningsih menambahkan, untuk menunjang kemajuan KPRI Dharma Praja di kemudian hari, diakui pihaknya akan melakukan ekspansi dengan menggandeng berbagai lembaga yang ada di wonosobo. “Saat ini, KPRI Dharma Praja memiliki 816 anggota Aparat Sipil Negara (ASN). Nilai aset sebesar Rp 17 miliar lebih dan tabungan Rp 13 miliar lebih. Tidak memiliki hutang atau tangungan dengan pihak manapun,” kata mantan Dirut PDAM Tirta Aji itu.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengupayakan penambahan usaha sehingga diharapkan kesejahteraan anggota semakin meningkat. Dengan omset lebih dari 17 milyar rupiah itu, saat ini KPRI berkembang di sektor usaha simpan pinjam, pertokoan, juga penyediaan alat tulis kantor. ” Sesuai arahan pak bupati, kita akan menggandeng berbagai lembaga untuk mendapatkan terobosan baru. Tak hanya itu, kita juga masih ada ruangan di lingkup kantor ini, kedepannya sebagai lahan untuk anggota untuk mewadahi kreatifitas,” tutup Retnoningsih.


Muchammad Nur Chakim

7 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. I always spent my half an hour to read this web site’s articles or reviews daily along with a mug of coffee.

  3. Very good article! We are linking to this particularly great content on our site. Keep up the great writing.

  4. 418722 578746I really like meeting utile info, this post has got me even much more info! . 309069

  5. 114540 866031Excellently written write-up, doubts all bloggers offered exactly the same content material because you, the internet can be a greater location. Please keep it up! 109797

Tinggalkan Balasan