KPPI Kabupaten Magelang Salurkan Ratusan Face Shield

MUNGKID, SM Network – Guna memutus dan mengurangi penularan virus Covid-19, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Magelang salurkan ratusan face shield ke sejumlah SD dan RSUD Muntilan.

“Ini merupakan bantuan APBD 1 dari Gubernur Jawa Tengah, kami membantu mengalokasikan. Sebetulnya di Kabupaten Magelang ada bantuan kurang lebih sebanyak satu juta face shield yang dubagikan. Untuk masker juga sudah kita bagikan sebelumnya,” jelas Ketua KPPI Kabupaten Magelang, Istiwahyuni, yang juga menjabat sebagai ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Magelang, Selasa (22/9) di sela-sela penyerahan bantuan.

Dia menjelaskan ada tiga sekolah dasar yang mendapatkan bantuan face shield ini. Diantaranya di SD N 1 Banyurojo dengan membagikan 75 face shield yakni 50 untuk anak-anak dan 25 untuk dewasa, kemudian di SD Inovatif Muhammadiyah Mertoyudan 100 face shield yakni 75 untuk siswa dan 25 untuk guru.

Selanjutnya SDN Mendut yakni 100 face shield yakni 75 untuk siswa dan 25 untuk guru, terakhir di RSUD Muntilan sebanyak 150 face shield akan diperuntukan untuk tenaga medis juga pasien rawat jalan.

“Pertimbangan kami untuk SD itu meskipum sistem pembelajaran saat ini melalui daring dan luring, namun saat pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan bisa membantu. Paling tidak bisa membantu mengurangi resiko penularan Covid-19,” ujar Istiwahyuni.

Ia juga menambahkan paenyaluran face shield di rumah sakit karena sangat rentan. “Disana banyak orang berlalu lalang yang kita tidak tahu riwayat kesehatannya, sehingga benar-benar harus kita waspadai. Kita lihat sendiri akhir-akhir ini perkembangan Covid-19 di Kabupaten Magelang begitu memperihatinkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SD Negeri Mendut Sri Harti mengatakan dengan adanya bantuan face shield tersebut, pihaknya merasa sangat terbantu.

”Kami terima kasih sekali karena selama ini belum pernah mendapat bantuan seperti ini. Baru kali ini dari KPPI Kabupaten Magelang memberikan face shiled sejumlah 100 unit,” kata Sri Harti.

Dia berharap, kedepannya akan ada lagi pihak-pihak lain yang tergerak untuk ikut membantu para anak didiknya ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

”Jumlah siswa kami seluruhnya 262 anak, mungkin nanti akan ada bantuan lagi sehingga semua siswa akan mendapat bantuan ini,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan