SM/SupriyantoBAGIKAN MASKER: Anggota KPI Kebumen membagikan masker kepada para perempuan yang rentan penyakit di pedesaan.


KEBUMEN, SM Network – Sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Coronavirus (Covid-19) di Kebumen Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Kebumen terpanggil untuk melakukan tindakan nyata di masyarakat.

Aksi nyata itu dilakukan dengan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat khususnya para perempuan di pedesaan. Sasaran pembagian masker ditujukan untuk para perempuan yang sudah rentan terhadap penyakit seperti lansia dan ibu rumah tangga.

Sekretaris KPI Cabang Kebumen Khoerul Makhrisan mengatakan, pembagian masker oleh pengurus KPI Cabang Kebumen diberikan kepada beberapa Balai Perempuan KPI.  Antara lain di Desa Kalijaya dan Desa Kemangguan Kecamatan Alian, Desa Nampudadi Kecamatan Petanahan dan Desa Sitireja Kecamatan Klirong.

“Pembagian masker yang dilakukan oleh KPI Cabang Kebumen merupakan ikhtiar bersama untuk membatasi atau memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sedang terjadi di seluruh negara,” ujar Khoerul Makhrisan, Senin (13/4/2020).

Kesadaran Rendah Dia menyebutkan bahwa kesadaran perempuan di pedesaan untuk memakai masker masih rendah. Mereka tidak memikirkan untuk membeli masker. Sebab prioritas mereka adalah bisa mencukupi kebutuhan dapur.

Padahal saat ini dibutuhkan kesadaran bersama untuk saling mengingatkan menggunakan masker dan berperilaku hidup sehat. Mematuhi aturan pemerintah untuk menggunakan masker hingga masyarakat yang paling bawah termasuk perempuan-perempuan rentan di pedesaan.

“Demi keselamatan bersama maka harus dilakukan tindakan secara bersama-sama untuk melawan Corona,” sambungnya seraya menyebutkan masker warna ungu tersebut merupakan hasil iuran anggotanya untuk rasa kemanusiaan.

Kedepan, KPI Cabang Kebumen terus membagikan masker hingga mencapai 1.000 masker untuk perempuan-perempuan rentan di kebumen. Pembagian masker ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat khususnya perempuan rentan.


Supriyanto/Kim

8 KOMENTAR