Di Kota Magelang, Pilwakot Tanpa Balon Perorangan

MAGELANG, SM Network – Hingga ditutup, Minggu (23/2), tak ada satu pun pun bakal calon dari jalur perorangan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang tahun 2020 yang menyerahkan persyaratan dukungan masyarakat dan foto copy KTP Elektronik ke KPU Kota Magelang.

Hal ini berarti dipastikan Pilkada serentak di Kota Sejuta Bunga, September 2020 mendatang tidak ada pasangan calon yang bertarung dari jalur independen. Berbeda dari gelaran sebelumnya, tahun 2015 yang memunculkan satu pasangan dari jalur non-partai ini.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar P Amron mengatakan, batas waktu penyerahan syarat dukungan masyarakat dengan disertai foto copy KTP Elektronik pada Minggu (23/3) pukul 24.00. Waktu dibukanya sendiri sejak 19 Februari atau hanya selama lima hari saja.

“Kita tunggu sampai jam 12 malam tidak ada yang datang menyerahkan persyaratan dukungan dari jalur independen. Hal ini berarti tidak ada calon dari jalur perorangan pada Pilkada di Kota Magelang nanti,” ujarnya saat dihubungi, Senin (24/2).

Dia menuturkan, tidak diketahui pasti alasan tidak adanya pendaftar dari jalur perorangan ini. Dijelaskannya, calon perorangan memiliki sejumlah kewajiban, seperti melampirkan syarat dukungan minimal 10 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 lalu.

“DPT di Kota Magelang sendiri, dalam pemilihan terakhir sebanyak 91.340 orang. Dari data itu, dukungan 10 persennya adalah 9.134 surat dukungan. Balon perorangan juga wajib menginput data dukungan dalam aplikasi sistem informasi pencalonan (Silon),” katanya.

Setelah tahapan ini selesai, katanya, tahapan berikutnya adalah pendaftaran bakal calon pada bulan Juni 2020. Tahapan ini diperuntukan bagi balon dar jalur perorangan maupun partai. Hanya saja, untuk jalur perorangan berarti tidak ada yang mendaftar.

“Berarti yang mendaftar di bulan Juni nanti balon dari jalur partai, karena dari jalur independen tidak ada yang menyerahkan persyaratan dukungan. Kita tunggu saja nanti siapa yang mendaftar dan dari partai mana,” jelasnya yang mengaku, saat ini dalam proses pendaftaran PPS (panitia pemungutan suara).


Asef Amani

Tinggalkan Balasan