Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Pantai Goa Cemara Ditutup

BANTUL, SM Network – Setelah lima hari terombang-ambing di laut lepas, jenazah Ahmad Choirul Fata Alfath (4) akhirnya ditemukan pada Senin (10/8) pagi. Tubuh balita itu ditemukan mengambang di Perairan Pok Tunggal, Gunungkidul.
Tim SAR yang melihat sosok jasad langsung melakukan evakuasi sekitar pukul 08.30 WIB. Jenazah lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi. “Berdasar hasil identifikasi DVI melalui medical dan property, dinyatakan bahwa korban atas nama Ahmad Khoirul Fata Alfath,” ungkap Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto.

Ahmad Khoirul adalah korban terakhir yang ditemukan dalam insiden hanyutnya tujuh orang wisatawan di Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8) lalu. Enam korban lain yang semuanya masih memiliki hubungan kekerabatan, sudah ditemukan lebih awal.

Uli Nur (28), dan Ahmad Nur Fauzi (30) langsung ditemukan pada hari pertama kejadian. Keduanya meninggal dalam perjalanan menuju puskesmas. Korban lain, jenazah Muhammad Zafir Zakir (8) dievakuasi di Pantai Pandansimo saat operasi hari kedua.

Adapun tiga korban masing-masing M Riski Romadhon (7), Joko Widodo (38), dan M Zidan Abrori (8) dievakuasi dalam kondisi meninggal pada pencarian hari ketiga. Seluruh korban adalah warga Kecamatan Tempel, Sleman. Lebih lanjut, Pipit menerangkan, operasi hari kelima pada Senin (10/8) diterjunkan tim SAR sebanyak 116 personel.

Saat tim melakukan pencarian, kondisi ombak cukup tinggi mencapai 4 meter, namun didukung kondisi cuaca yang cerah.
“Dengan ditemukannya tujuh korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak terkait,” katanya.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan