Komisi D DPRD Wonosobo Dorong Pemda Fasilitasi Ponpes

WONOSOBO, SM Network – Ketua Komisi D (Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat) DPRD Wonosobo Faizun mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wonosobo untuk secara intens memberikan fasilitas pelatihan life skil kepada santri di Pondok Pesantren (Ponpes). Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi pelatihan life skill di 33 Ponpes se Kabupaten Wonosobo baru-baru ini.

Wonosobo yang juga dikenal sebagai kota santri menurutnya perlu perhatian lebih dari Pemda. Tak hanya dilakukan di 2020, pelatihan life skill di Ponpes didorong menjadi program pemerintah untuk tahun-tahun kedepan.

“Pemerintah perlu lebih intens memberikan fasilitas pelatihan kepada Ponpes sehingga bisa memajukan ekonomi Wonosobo,” ujarnya saat mengunjungi Ponpes Annur Modern Selomerto, baru-baru ini.

Selain berkunjung ke 33 Ponpes se Kabupaten Wonosobo, Faizun mengaku tengah disibukan dengan reses anggota DPRD Wonosobo periode 2019-2024. Reses kali ini digelar di masa pandemi dan jelang pilkada 2020. Reses digelar secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Kepada para konstituen dan para santri di Ponpes, Faizun mengimbau untuk untuk tetap melakukan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuici tangan dengan sabun.

“Angka pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Wonosobo terus meningkat. Untuk itu baik para santri maupun masyarakat diharap selalu menerapkan protokol kesehatan. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menekan angka penularan,” tandasnya.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Khoirullah Nurudin mengatakan, dari 78 Ponpes yang diusulkan, baru 33 Ponpes yang mendapat fasilitas pelatihan life skill dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo. Gus Khoir sapaan akrabnya berharap, kegiatan serupa bisa dianggarkan kembali di tahun 2021, sehingga semua Ponpes bisa mendapatkan pelatihan.

“kurang lebih terdapat 170 Ponpes di Wonosobo yang sudah memiliki ijin, dan baru 33 Ponpes yang mendapat pelatihan. Kita berharap pelatihan ini bisa berlanjut di tahun depan sehingga semua Ponpes yang ada di Wonosobo bisa difasilitasi oleh pemerintah,” katanya.

Tidak bisa dipungkiri, lanjut Gus Khoir, Ponpes memiliki peran penting dalam membangun mental masyarakat. Untuk itu, sinergitas antara Ponpes dengan pemerintah diharap bisa berjalan dengan baik, sehingga Wonosobo bisa menjadi kota yang berdaya secara ekonomi maupun unggul dalam moralitas.

Tinggalkan Balasan