Klaim Yaperti Tak Ganggu Perkuliahan Mahasiswa UCY

YOGYAKARTA, SM Network – Yayasan Perguruan Tinggi Islam Cokroaminoto Yogyakarta (YPTICY) meminta kepada mahasiswa Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) agar tetap menjalankan kegiatan perkuliahan sebagaimana mestinya. Munculnya klaim Yayasan Perguruan Tinggi Islam (Yaperti) Cokroaminoto sebagai yayasan yang sah, dipastikan tidak akan mengganggu aktivitas belajar mengajar di kampus. “Persoalan yang timbul hanya sekedar konflik persepsi, bukan konflik hukum. Keberlangsungan kampus jauh lebih penting,” kata Wakil Rektor III UCY, Farid Iskandar dalam jumpa pers di kampus UCY, Senin (6/7).

Dia menegaskan, sengketa yayasan sepatutnya diselesaikan menggunakan mekanisme hukum yang berlaku. Dari pihak YPTICY sendiri menganggap persoalan ini sudah selesai seiring dengan terbitnya akta perdamaian yang dibuat di depan notaris pada tahun 2005 silam.
Salah satu materi perdamaian tersebut adalah kedua pihak sepakat mengakhiri proses hukum saling menggugat di tingkat pengadilan hingga Mahkamah Agung. “Tidak bisa divonis secara sepihak bahwa akta perdamaian itu tidak sah. Silakan tempuh jalur hukum,” tandasnya.

Kuasa hukum YPTICY, Hilarius Ngaji Mero menyatakan tidak akan mengambil upaya hukum termasuk Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Kasasi Nomer 2121K/Pdt/2004 yang menjadi dasar klaim Yaperti. “Sebelumnya sudah ada akta perdamaian yang menjadi landasan penyelesaian sengketa ini. Bagi kami, itu (akta damai) sudah final,” ujarnya.

Hilarius menerangkan, akta perdamaian itu menjadi acuan perubahan nama yayasan dari semula Yaperti Cokroaminoto menjadi YPTICY. Artinya, Yaperti sudah berakhir dan merupakan bagian dari sejarah YPTICY. “Kami juga sudah melakukan penyesuaian anggaran dasar sesuai ketentuan UU Nomer 28 Tahun 2004 tentang Yayasan. Pada 6 April 2010, YPTICY mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM,” imbuh Ketua Umum YPTICY, Mohammad Ismet.

Pada tahun 2017, Kemenristekdikti juga menerbitkan surat keputusan tentang perubahan badan penyelenggara UCY dari Yaperti menjadi YPTICY. Saat dikonfirmasi, kuasa hukum Yaperti Cokroaminoto, Dedy Suwadi mengatakan, badan pendiri yayasan tidak semuanya dilibatkan dalam proses akta damai. Sementara, badan pendiri adalah pihak yang berwenang mengangkat dan memberhentikan pengurus. Putusan kasasi juga mengabulkan gugatan rekovensi dari badan pendiri. Di dalam putusan itu, MA mengesahkan akta perubahan nomer 8 yang dibuat oleh notaris pada tahun 2001 tentang yayasan UCY.

“Setelah ini, kami akan melakukan komunikasi dengan LL Dikti. Mahasiswa tidak perlu khawatir sebab ini adalah urusan kelembagaan sehingga kegiatan akademik tetap berjalan seperti biasa,” tukasnya.


Amelia Hapsari

5 Komentar

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

  2. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.

  3. I always spent my half an hour to read this web site’s articles or reviews daily along with a mug of coffee.

  4. 571773 599929Wow, wonderful blog layout! How long have you been blogging for? 187739

Tinggalkan Balasan