Kepolisian : Cukur Rambut Tahanan Sesuai SOP

SLEMAN, SM Network – Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menegaskan, pencukuran rambut tahanan merupakan tindakan yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Kebijakan SOP penjagaan dan perlakuan terhadap tahanan ini diatur oleh masing-masing polres. 

“Salah satu SOP-nya adalah rambut tahanan yang baru masuk (sel), dirapihkan. Selama ini, siapa pun tahanannya diberi perlakuan sama yakni dilakukan cukur yang bersih,” terang Yuliyanto. 

Sebelumnya, sempat ada protes melalui media sosial yang mempertanyakan alasan rambut para guru yang menjadi tersangka kasus SMPN 1 Turi, digunduli. Yuli pun meluruskan bahwa ketiga tersangka adalah pembina Pramuka. Satu orang bekerja di sektor swasta sedangkan dua tersangka lainnya berprofesi guru PNS di sekolah tersebut.

Pihaknya juga telah memfasilitasi LKBH PGRI DIY, Kepala Disdik Sleman, dan Penjabat Sekda Sleman untuk bertanya langsung kepada para tersangka. Ketiga tersangka menyatakan tidak ada masalah dengan penggundulan rambut mereka. Justru merasa enjoy dan nyaman karena bisa berbaur dengan tahanan lain. 

“Tersangka juga menyatakan ini kehendak mereka sendiri. Tidak ada tekanan dari tahanan yang sudah lama maupun penjaga sel,” tandasnya


(Amelia Hapsari/CN26/SM Network)

Tinggalkan Balasan