Kenaikan HET Pupuk Bersubsidi Beratkan Petani

KEBUMEN, SM Network – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kebumen, Agus Khamim bereaksi menyusul adanya kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi. Politisi muda yang duduk di Komisi B DPRD Kebumen itu meminta agar kenaikan tersebut dibatalkan.

“Kenaikan pupuk bersubsidi dalam kondisi saat ini tentu sangat kurang tepat dan memberatkan petani,” kata Agus Khamim, Kamis (7/1). Selain di tengah menghadapi pandemi Covid-19, petani juga mengalami kegagalan beberapa musim tanam. Bahkan sebelumnya menghadapi kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Kami meminta kepada Pemkab dan Pemprov Jateng atau bupati dan gubernur untuk menyampaikan keluhan serta keberatan petani kepada Kementerian,” imbuh Agus Khamim yang sudah berdiskusi dengan sesama rekan Anggota DPRD di Komisi B itu

Diketahui, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 Tahun 2020 tentang Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian telah diteken pemerintah pusat. Dalam peraturan itu disebutkan bahwa HET Urea yang semula Rp 1.800 per kilogram mengalaminkenaikan Rp 450, sehingga menjadi Rp 2.250 per kilogramnya.

Untuk pupuk SP-36 yang semula To 2.000 per kilogram, kini naik Rp 400, sehingga menjadi Rp 2.400 per kilogramnya. Adapun pupuk ZA yang semula Rp 1.400 naik Rp 300, sehingga menjadi Rp 1700 per kilogram. Kenaikan HET juga terjadi pada Organik Granul sebesar Rp 300 per kilogram, dari semula Rp 500 menjadi Rp 800 per kilogramnya. Hanya NPK yang tidak mengalami kenaikan HET atau tetap Rp 2.300 per kilogram.

Jika kenaikan pupuk bersubsidi benar-benar terjadi, kata Agus Khamim, maka lengkap sudah penderitaan petani. Alih-alih diberi solusi atas kesulitan yang tengah mereka hadapi, justru membuat petani kian menjerit. “Kami minta kenaikan HET pupuk bersubsidi dibatalkan,” tandasnya.

Sementara itu, petani di Kebumen yang sebagian besar telah usai masa tanam masih menghadapi serangan keong. Akibatnya, petani terpaksa tanam kembali lantaran habis dimakan hama tersebut. Semua penderitaan itu pun harus ditanggung sendiri.

Tinggalkan Balasan