Kena PHK, Mantan TKI Sukses Budidaya Lele

KEBUMEN, SM Network – Jika akhir-akhir ini banyak karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat korona, maka nasib mereka selanjutnya bisa mengambil inspirasi dari orang satu ini.

Ya. Ahmad Mujiyanto (26) warga Kelurahan Jatiluhur RT 02 / RW 01, Kecamatan Karanganyar, kini sukses menggeluti usaha budidaya lele.

Awal mula memulai usaha ikan lele ini pun ketika dirinya mengalami PHK saat bekerja di Jakarta pada 2015. Selanjutnya, pria yang sebelumnya menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan itu menekuni usaha ikal lele dengan modal Rp 3 juta. Ia membuat kolam ikan di halaman rumahnya yang berada di Desa Mangunharjo Kecamatan Adimulyo.

Menurut Yanto, sapaan Ahmad Mujiyanto, tekat memulai usaha budidaya lele itu juga karena hobi.

‘’ Awal-awal usaha tentu banyak sekali kendala dan kadang gagal karena saya belum paham tentang cara memelihara ikan lele. Terus saya belajar sama orang orang yang lebih tahu tentang cara merawat lele, dari situ saya dapat pengalaman dan saya terapkan sampai sekarang,’’ ungkapnya.

Adapun untuk sistem budidayanya, ia menggunakan kolam bioflok dan hingga kini sudah ada delapan kolam dengan isi sekitar 15 ribu ekor ikan lele jenis sangkuriang dan mutiara. Sedangkan untuk pemasaranya, setiap hari Yanto memasarkannya sendiri ke pasar pagi dan warung makan dengan harga Rp 20 ribu perkilogramnya.

‘’Sering juga pembeli datang langsung ke sini,’’ imbuh Yanto.

Terkait pademi korona, Yanto mengaku juga turut terdampak. Hal itu dikarenakan banyak pasar, warung, rumah makan, restoran, yang tutup akibat adanya pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kalau untuk budidaya lelenya tidak ada kendala, cuma di pemasarannya turun sampai 80 persen karena kan warung, restoran sama pasar juga pada sepi jadi ya berpengaruh banget sih,’’ terang Yanto.


Arif Widodo / K5

Tinggalkan Balasan