Kemenhub Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas di Tengah Pandemi Covid-19

MAGELANG, SM Network – Pandemi Covid-19 turut memengaruhi tatanan berlalu lintas. Masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan baik saat mengendarai kendaraan pribadi maupun umum.

“Karena itu, perlu membangun kesadaran masyarakat, termasuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang transportasi khususnya matra darat,” ujar Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito dalam sambutan yang dibacakan Sekda Joko Budiyono dalam Sosialiasi Pengembangan SDM Transpotasi di Matra Darat dan Keselamatan Transportasi Darat di Masa New Normal Covid-19 di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (9/9).

Dalam kesempatan ini, Sigit menyambut baik Kementerian Perhubungan khususnya Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah yang telah mengadakan Sosialiasi ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta meng-update dan meng-upgrade informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Terpenting, kata Sigit, adalah untuk meningkatkan kesadaran pelajar dan masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya tidak lain agar angka kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Moda transportasi darat harus terus berjalan guna melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka pentingnya melibatkan seluruh elemen dalam upaya mempersiapkan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di tengah kenormalan baru,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaran Diklat BPPTD, Irfan Hardiansyah menjelaskan, sosialisasi ini berguna untuk memperkenalkan berbagai program yang dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah, Kalimantan Barat.

Pihaknya berharap, peserta sosialisasi bisa meningkatkan kesadaran dalam menaati dan memahami peraturan lalu lintas di jalan raya, khususnya di tengan pandemi ini.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dalam memahami serta mematuhi lalu lintas sehingga tingkat ketertiban berlalu lintas meningkat dan mengurangi angka kecelakaan,” terangnya.

Adapun kegiatan diikuti oleh 300 peserta mulai dari pelajar, pegawai Dinas Perhubungan, masyarakat umum dan pengguna transpotasi darat. Untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama acara berlangsung peserta dibagi dalam 3 sesi dengan 3 materi yang berbeda.

Tinggalkan Balasan