Kegiatan Malam Satu Suro di Gunung Tidar Ditangguhkan

MAGELANG, SM Network – Mencegah penyebaran Covid-19, kegiatan malam 1 Muharram 1442 H (1 Suro) pada Rabu (19/8) di Kawasan Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang ditangguhkan. Hal ini mengingat biasanya di malam peringatan itu banyak peziarah yang datang berziarah hingga malam hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, OT Rostrianto mengatakan, sebelum keputusan penangguhan ini dikeluarkan pihaknya terlebih dahulu mengadakan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak. Utamanya tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, kepolisian, tokoh masyarakat, hingga juru kunci Gunung Tidar.

“Kita koordinasikan terkait kegiatan di malam 1 suro itu pada Selasa (11/8). Hadir banyak pihak yang terkait kegiatan tersebut dan sepakat untuk menangguhkannya,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (18/8).

Dia menuturkan, keputusan ini mengingat kegiatan malam 1 suro biasanya akan terjadi lonjakan pengunjung yang sangat banyak dari berbagai daerah dan elemen masyarakat lain. Hal ini akan memungkinkan bisa terjadinya penyebaran virus Covid-19, terutama di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar.

“Nah, para peserta rapat memberikan saran untuk sementara kegiatan malam 1 Muharram 1442 H (1 Suro) ini bisa ditanggungkan terlebih dahulu. Apalagi, mengingat akhir-akhir ini terjadi penambahan claster covid-19,” katanya.

Dengan penangguhan kegiatan tersebut, kata Otros, bagi masyarakat sekitar juga masih tetap menjalankan aktivitas usahanya. Sebab, Wisata Religi Gunung Tidar tetap dibuka jam 07.00-15.30.

“Kawasan Kebun Raya Gunung Tidar tetap dibuka pada pagi sampai sore harinya. Sementara untuk malam hari kita tutup, jadi bagi peziarah yang biasanya untuk kegiatan malam 1 suro saat ini tidak bisa. Keputusan ini agar dapat mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan