SM/Supriyanto - CHECK POINT: Warga yang masuk ke wilayah Kebumen diperiksa suhu tubuh di check point yang ada di perbatasan.

KEBUMEN, SM Network – Kasus positif Corona di Kebumen terus bertambah. Kali ini empat orang dinyatakan positif Covid-19.

Keempat pasien tersebut yaitu perempuan berinisial TS (39) warga asal Buayan, merupakan rujukan lab RS PKU Muhammadiyah Gombong. Laki-laki berinisial S (48) warga Kecamatan Buluspesantren, ketiga perempuan berinisial EH (40) warga Kecamatan Kutowinangun, dan laki-laki berinisial P (52) warga asal Kecamatan Mirit.

Ketiga pasien merupakan pasien rujukan Rumah Sakit Darurat Kebumen. Dua orang merupakan alumni Gowa Sulawesi Selatan. Sedangkan satu pasien merupakan istri dari salah satu alumni Gowa yang lebih dulu positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto menjelaskan, dengan bertambahnya pasien yang dinyatakan positif Covid-19, jumlah kasus positif Covid-19 di Kebumen menjadi 19 orang. Sebanyak 11 orang di antaranya masih dalam perawatan, enam sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Adapun jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) pada Kamis (30/4/2020) tercatat 2.542 orang. Dari jumlah tersebut, 2.212 orang telah selesai pemantauan. Sedangkan 330 orang masih dalam pemantauan. Total Pasien Dengan Pengawasan (PDP) sebanyak 133 orang, 12 orang telah meninggal dunia tanpa hasil lab, dan 32 orang telah selesai pengawasan.

“Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 20 orang. PDP dengan hasil lab negatif 69,” ujar Cokro Aminoto didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiantoro dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen yang juga anggota Humas Gugus Tugas Kusbiyantoro menyampaikan pasien berinisial TS dari Kecamatan Buayan sebelumnya telah melakukan perjalanan dari Jakarta. Pasien kedua yang dinyatakan Covid corona yakni berinisial S Kecamatan Buluspesantren terinfeksi usai melaksanakan perjalanan dari Sulawesi Selatan.

“Untuk pasien berinisial TS sebelumnya pernah melakukan perjalanan dari Jakarta. Sedangkan Pasien S dan P terinfeksi Corona setelah melakukan perjalanan dari Sulawesi, dan EH merupakan keluarga dari pasien sebelumnya yang terinfeksi virus corona,’’ terangnya.

Anjuran Pemerintah

Dengan semakin bertambahnya kasus positif di Kebumen, masyarakat diimbau untuk terus mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya dengan sering mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Tetap tinggal di rumah dengan menjaga jarak aman ketika berkomunikasi. Tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak dan gunakan masker saat keluar rumah.

Selain itu masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak panik serta senantiasa berdoa. Setiap pagi hari agar membuka pintu dan jendela serta tidak menggunakan AC ruangan agar di dalam ruangan ada pergantian udara dan tidak lembab. Sedangkan Bagi para pemudik untuk lapor RT/RW setempat dan melakukan karantina diri, karena berisiko membawa Covid-19 meskipun tidak sakit.

Sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran corona di Kebumen, hingga kini Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga terus melakukan pemeriksaan terpadu dan skrining kesehatan bagi pemudik atau pelintas di 6 titik (check point) perbatasan Kabupaten Kebumen.

Termasuk, mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 bagi masyarakat yang terdampak. Kendati begitu, upaya pemerintah tersebut tidak bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat agar virus corona bisa di cegah.


Supriyanto

4 KOMENTAR