Kawasan Jalan Pahlawan Semakin Panas

MAGELANG, SM Network – Usai selesai dilebarkan pada tahun 2018 lalu, kawasan Jalan Pahlawan antara Puskeswan hingga pertigaan SMP 2 Magelang belum kunjung teduh. Padahal, sebelum dilebarkan, suasana jalan di kawasan Magelang Tengah ini begitu teduh dan sejuk karena disesaki pepohonan yang rimbun.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Otros Trianto mengakui ada kendala yang dihadapi masalah gersangnya kawasan tersebut. Sebab, setelah proyek selesai tidak semua pohon berjenis jacaranda itu tumbuh subur. Di beberapa titik bahkan, pohon itu terlihat mengering dan mati.

“Saat ditanam, kami pilih bibit pohon jacaranda yang sudah setinggi dua meter agar cepat rimbun. Ternyata setelah dua tahun beberapa pohon tidak berdaun alias mati. Ada beberapa faktor penyebab, seperti struktur tanah dan kondisi batang pohon yang tidak sehat,” ujarnya di kantornya, Senin (20/1).

Melihat kondisi ini, pihaknya kemudian melakukan kajian agar pohon yang telah mati bisa ditanam lagi dengan jenis yang lebih bagus. Dia juga berharap, dukungan dari masyarakat setempat agar turut mengamankan ketika pohon ini ditanam.

“Jacaranda ini kan tumbuh bunganya bagus sekali. Maka dari itu, kita ingin ada keterlibatan warga agar sama-sama menjaganya. Kalau mati seperti sekarang jadi kelihatan gersang,” katanya.

Otros memprediksi, usai ditanam pohon jacaranda akan cepat rimbun dalam jangka waktu sekitar dua tahun. Kondisi jalan dan trotoar di sekitar Jalan Pahlawan pun tidak akan cepat rusak, karena jenis pohon ini memiliki akar tunggang.

“Diameter pohon juga tidak terlalu besar, tetapi memiliki daun yang banyak. Dalam waktu pendek saja, pohon sudah akan kelihatan rindang dan berbunga indah,” tuturnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan