Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

KEBUMEN, SM Network – Kasus Covid-19 di Kebumen terus bertambah. Hari sebelumnya yang sudah mencapai 417 kasus, Rabu (23/9) bertambah 13 kasus. Sementara sekarang masih terdapat 300 – 400 orang yang menunggu hasil swab di Yogyakarta.

“Mereka juga berisiko positif Covid-19 karena berasal dari subklaster yang telah teridentifikasi,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen, Dwi Budi Satrio di sela-sela serah terima bantuan program social safety net’s (program jaring pengaman sosial) Telkom Kebumen, Rabu (23/9).

Hadir Kepala Kantor Telkom Kebumen Suhadi Rusdiantoro yang menyerahkan bantuan berupa paket sembako secara simbolis kepada sejumlah penerima di aula Dinkes Kebumen. Dalam kesempatan tersebut, Budi Satrio menyampaikan bantuan bagi penderita yang melakukan isolasi mandiri. Di mana untuk suplai makanan sebanyak 1.800 bungkus perhari.

Menurutnya, ada dua hal dalam penanganan Covid-19 yaitu memperhatikan bagaimana mengurangi laju interaksi dan meningkatkan kapasitas karantina. Untuk rumah sakit telah disediakan 71 bad (tempat tidur) dan di Balai Pengobatan Penyakit Paru-paru (BP4) 100 bad. Selanjutnya kecamatan dan desa diminta mendirikan tempat karantina untuk mendekatkan akses.

“Covid-19 bukan abstrak tapi nyata. Dan ketika Covid-19 masuk desa akan terjadi penyebaran secara cepat. Karena di sana relatif tidak kuat,” ungkapnya.

Penyebaran tiga Minggu sebelumnya yang masih dari luar Kebumen, kini sudah pada tingkat lokal atau dari Kebumen ke Kebunen. Budi Satrio lantas menekankan peningkatan kesadaran masyarakat ketimbang sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan.

Ditegaskan, penerapan sanksi telah dilakukan dengan melibatkan pihak terkait. Ia juga mengapresiasi bantuan dari PT Telkom berupa paket sembako untuk memicu para donatur. Kepala Kantor Telkom Kebumen Suhadi Rusdiantoro mengatakan, bantuan yang diserahkan melalui Dinkes Kebumen itu berupa paket sembako yang masing-masing berisi beras, gula, susu, minyak goreng dan masker. Jumlahnya 200 paket.

“Sebelumnya kami juga membagikan paket sembako kepada warga sekitar kantor dan tukang ojek. Ini bantuan kedua untuk meringankan warga yang terdampak Covid-19,” ucapnya. Lebih lanjut, bantuan juga diberikan dalam bentuk dukungan belajar secara daring dari rumah berupa paket internet.

Tinggalkan Balasan