Kasus Covid-19 di Purworejo didominasi Akibat Penularan Lokal

PURWOREJO, SM Network – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo yang mencapai 37 kasus (data 3/5/2020), beberapa diantaranya terpapar melalui transmisi lokal. Artinya, mereka tertular dari orang yang yang membawa virus tersebut, meski tidak memiliki riwayat perjalanan luar daerah.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purworejo, dr Darus penularan berasal dari kerabat dekat atau kolega yang baru pulang dari daerah lain. Sumber penularan lokal terbanyak berasal dari warga yang baru pulang mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa Sulawesi Selatan.

“Mereka kita sebut klaster Gowa, ketika pulang dari Sulawesi Selatan sayangnya tetap beraktivitas normal. Lalu kami lacak dan tes cepat, hasilnya reaktif, kemudian di swab juga sudah banyak yang terkonfirmasi positif,” katanya.

Dikatakan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Purworejo, memperoleh data jamaah Purworejo yang berangkat ke Gowa sebanyak 92 orang. Mereka ditelusuri dan dikonfirmasi kepada koordinator jamaah, hingga dipastikan jumlahnya 84 orang.

“(Setelah dilakukan tes terhadap klaster gowa) ada sedikit yang negatif dan sisanya menunggu hasil atau antre swab. Jadi dari keseluruhan pasien positif, delapan puluh persenya berasal dari klaster Gowa,” ungkapnya.

Menurutnya, petugas terus menjaring warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif atau RDT reaktif. Hal ini dilakukan untuk melacak rantai transmisi, sekaligus menghindari resiko penularan yang lebih luas.

“Sebagai contoh ada sepasang buruh tani yang tidak pernah kemana-mana, tetapi positif. Setelah kami lakukan pelacakan, ternyata yang bersangkutan pernah kontak dengan klaster gowa. Masyarakat harus lebih waspada dengan adanya transmisi lokal ini,” katanya.


Heru Prayogo

Tinggalkan Balasan