Kapolda Jateng Tinjau Lokasi Pengungsian Terdampak Erupsi Merapi

MUNGKID, SM Network – Mengantisipasi bencana Merapi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan tinjauan disejumlah lokasi pengungsian terdampak erupsi salah satunya di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, Rabu (11/11).

Selain meninjau lokasi pengungsian, pihaknya juga lakukan antisipasi persebaran penyakit pada musim hujan teutama terkait Protokol Kesehatan Covid-19.

“Beda saat mengevakuasi pengungsi pada musim hujan dan situasi normal, biasanya musim hujan kan banyak penyakit, Polda jateng juga akan mengawasi dengan dokter-dokter Polri dan kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kab/Provinsi, Dinas Kesehatan, Provinsi Jateng, Kabupaten Magelang untuk memantau Perkembangan Covid-19” terang Kapolda Jateng.

Disamping tetap fokus pada penanganan Covid-19, Polda Jateng juga menunjuk Dokkes khusus untuk menangani pengungsi pada bencana alam. Irjen Pol Ahmad Luthfi juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Merapi untuk tetap tenang, serta siap jika ada perintah untuk evakuasi.

Lebih dari 1.000 Felbet dan 10 tenda serta dapur umum yang siap setiap saat telah di siapkan Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi para pengungsi.

“Barusan kita croscek dengan dapur umum sudah stanby di Polres manakala diperlukan setiap saat bisa kita gerakkan” ucap Ahmad Lutfi.

Pihaknya juga telah menutup penambangan di lokasi tersebut dan akan memberi saksi tegas pada masyarakat yang masih beraktifitas di sekitar lokasi penambangan hal ini dilakukan mengingat status Merapi yang berstatus siaga sejak ditetapkannya Kamis (5/11) kemarin.

“Pengamanan di lokasi penambangan sudah di tutup tidak hanya diamankan karena situasi seperti ini untuk keselamatan jiwa. Kita sudah libatkan renkon jadi konterjensi pemberlakuan Polres Magelang sebanyak 270 personil sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas, apabila ada penambang yang masih nekat ke sana. Sementara itu, terkait jalur evakuasi pihaknya bekerja sama dengan BNPB.

” Lantas juga sudah koordinasi dengan stakeholder di wilayah kita termasuk sarana angkutan, jalan jalur sudah di petakan semua,” kata Kapolda.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan patroli gabungan TNI-Polri dengan BNPB.

“Jadi mereka tetap diamankan. Tidak ada tempat sudah ditinggalkan kemudian mereka kosong. Ini diseluruh perbatasan tempat evakuasi sudah kita pasang anggota,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan