Kades Grenggeng Terima Sembako, Bukti Bantuan JPS Covid-19 Mudah Salah Sasaran

KARANGANYAR, SM Network – Kepala Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Eri Listiawan menerima bantuan sosial non tunai (BSNT) berupa paket sembako senilai Rp 200 ribu. Hal itu membuktikan bantuan bagi warga yang terdampak korona mudah salah sasaran.

“Kami berharap adanya perbaikan data dan pengawasan ketat agar tujuh jenis bantuan sosial seperti PKH, BLT DD, Bansos, BST Kantor Pos , BST Himbara, JPS Provinsi dan JPS kabupaten, bisa tepat sasaran di lapangan,” kata Eri.

Terlebih menurutnya, Desa Grenggeng dengan jumlah warga paling banyak di Kecamatan Karanganyar yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), tetapi belum mendapatkan bantuan.

Eri mengungkapkan, bantuan yang diterimanya itu berawal saat pengusulan nama – nama warga terdampak Covid-19 namun belum masuk DTKS.

‘’Sebenarnya saat pengusulan, saya hanya coba-coba memasukan nama saya sendiri, tapi setelah muncul malah nama saya masuk di data penerima. Karena itu kewenangan provinsi, ya saya tetap ambil bantuan itu, ketimbang dicoret kan sayang,’’ ujar Eri.

Terkait dirinya berhak atau tidak menerima bantuan tersebut, disebutkan Eri bahwa pengaturan bantuan JPS ini tidak mengacu pada Undang-Undang Kemiskinan, melainkan karena pandemi korona yang lebih mengacu pada Undang-Undang Darurat Kesehatan.

“Oleh sebab itu bantuan dari pemerintah ini diperuntukkan bagi warga yang terdampak. Hanya saja, saat proses pendataan sering tertolak, sehingga saat penyaluran justru terkadang bukan warga yang benar benar membutuhkan yang mendapatkannya,” jelas Eri.

Atas dasar itulah dirinya mengambil bantuan tersebut. Eri pun ikut mengantre mengambil bantuan tahap 2 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang disalurkan melalui kantor Pos dan dibagikan kepada 309 kategori Keluarga Penerima manfaat (KPM).

Namun bantuan yang diambil itu bukan untuk dirinya, melainkan akan diberikan kepada warga yang terdampak. Di mana saat diajukan secara administrasi tertolak dan tidak masuk pada daftar penerima.

“Bantuan ini akan saya serahkan kepada warga yang seharusnya mendapatkan namun belum pernah mendapatkan bantuan melalui posko Jogo Tonggo Desa,” imbuh Eri.

Diakui, selain dirinya, di Desa Grenggeng terdapat sekitar 40 kepala keluarga yang menerima bansos dan kemudian diserahkan ke pos Jogo Tonggo yang tersebar di 43 RT. Selanjutnya, bantuan tersebut juga akan disalurkan kepada warga yang memang membutuhkan.

Selain itu, sebenarnya masih banyak warga Desa Grenggeng yang sudah masuk data di JPS kabupaten dan sudah di ACC, namun sampai saat ini belum juga menerima bantuan sosial. Berdasarkan data yang ada, sedikitnya ada 120 KK yang diajukkan ke JPS kabupaten baru sekitar 69 KK yang di ACC dan sisanya belum menerima bantuan apapun.


Arif Widodo / K5

6 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission.

  3. I used to be able to find good info from your blog posts.

  4. 308804 148108Thanks for all your efforts that you have put in this. very fascinating info . 123158

Tinggalkan Balasan