Kader PKS Digembleng Water Rescue di Waduk Sempor

KEBUMEN, SM Network – Sebanyak 65 kader dan simpatisan PKS Kebumen, Banyumas dan Cilacap digembleng dalam Water Rescue Training yang berlangsung di kawasan Waduk Sempor, Kebumen. Pelatihan tersebut menggandeng instruktur dari Basarnas dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD PKS Kebumen itu, para instruktur dari Basarnas memberikan pengetahuan dasar pertolongan di dalam air. Para peserta mendapatkan teori bagaimana penyelamatan diri dan orang lain saat berada di dalam air.

Setelah itu, para peserta praktik langsung di Waduk Sempor. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa pelampung milik BPDB Kebumen, peserta praktik berenang dari pinggir waduk sampai pada bendera yang ditentukan.

Setelah sampai para bendera yang ditentukan, mereka kembali lagi berenang kembali menuju tepi waduk. Selanjutnya mereka praktik penyelamatan di air. Pelatihan dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Dapil Jateng VIII (Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga) Rofik Hananto. Tampak Ketua DPD PKS Kebumen, Akbar Yuliastomo didampingi Sekretaris Umum Pramono. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kebumen Salam juga turut memantau jalannya pelatihan.

Rawan Banjir Ketua DPD PKS Kebumen, Akbar Yuliastomo menjelaskan, pelatihan water rescue tersebut dilatarbelakangi bahwa Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Jateng yang rawan banjir. Diharapkan para kader PKS memiliki keterampilan di bidang water rescue untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir.

“Pelatihan ini sekaligus membekali para sukarelawan dengan kemampuan di bidang water rescue. Pelatihan ini juga menjadi upaya regeneasi sukarelawan sehingga mereka siap diperbantukan di lokasi bencana alam,” kata Akbar Yuliastomo kepada Suara Merdeka di sela-sela pelatihan.

Anggota DPR RI Rofik Hananto dalam pengarahannya mendorong para kader dan simpatisan PKS untuk meningkatkan kemanfaatan untuk masyarakat. “Kami berharap kader dan simpatisan PKS memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kondisi di lingkungan sekitar,” tandasnya.


Supriyanto


Tinggalkan Balasan