Kabupaten Magelang Ditetapkan Zona Merah Kembali

MUNGKID, SM Network – Pada hari ini Kabupayen Mageoang ditetapkan kembali berstatus zona merah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, dalam konferensi pers penanganan Covid-19 dengan media, Jumat (25/9), di ruang command center Komplek Setda Kabupaten Magelang.

Retno memperkirakan bahwa kembalinya Kabupaten Magelang berstatus zona merah salah satunya adalah linjakan pasien terkonfirmasi yang terjadi pada minggu ini.

“Perkiraan kita zona merah ini karena kasus-kasus beberapa hari terakhir ini bertambah. Ada yang 10, 17 kan begitu, bahkan sempat bertambah 52 kasus terkonfirmasi positif. Itu kan sumbangan dari swab masal secara masif,” jelas Retno.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Magelang berada pada peringkat enam se Jawa Tengah. Setelah sebelumnya Kabupaten Magelang, ditetapkan berstatus zona orange kurang lebih selama satu bulan. “Kalau dilihat dari ranking itu, kita masuk enam besar. Kita juga tahunya hari ini, dengan dibukanya pertanyaan ini. Biasanya kita kan update lewat Covid-19 Jateng,” imbuhnya.

Retno juga menjelaskan bahwa RT M Kabupaten Magelang berada pada angka 2,96 yang arti bahwa setiap kasus konfirmasi positif itu menularkan paling tidak tiga orang konfirmasi yang lain.

“Jadi setiap kontak di titik pertamanya itu penularan ada tiga. Tetapi data ini masih bisa kita perdalam, bisa saja perhitungan yang keliru. Karena faktanya sampai saat ini kita harus mengembangkan kecepatan dalam pembuktian positif negatifnya seseorang yang dianggap suspect dari Covid-19,” terang Retno.

Sementara itu Juru bicara Gugus tugas Covid-19, Nanda Cahyadi Pribadi, optimis bahwa status zona merah dapat segera beralih dalam beberapa hari yang akan datang. “Hari ini kita cukup optimis dengan penambahan kesembuhan kemarin dari dua kecamatan yakni 13 di Borobudur dan 22 di Salaman yang sudah dinyatakan sembuh,” terang Nanda.

Nanda juga menjelaskan bahwa ditetapkannya Kabupaten Magelang sebagai zona merah bisa membuat masyatakat serta tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang agar lebih waspada. “Saya kira ini bisa menjadi sebuah kecermatan, agar kita lebih bisa mewaspadai baik dari masyarakat maupun gugus tugas,” tegasnya.

Semoga momen ini, lanjut Nanda, bisa menjadi semangat pemacu agar kita menjadi ekstra dalam menangani Covid-19. “Dan saya kira semuanya sudah bekerja keras. Kita juga mohon kepada masyarakat di luar untuk tetap disiplin dengan memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan protokol kesehatan yang ada,” imbuhnya.

1 Komentar

  1. 683893 360224if this post was likened to a flavor of yogurt, what flavor would it be? Banana, I believe. 344447

Tinggalkan Balasan