SM/Dananjoyo - Petugas dengan mengenakan alat pelindung diri melakukan simulasi dekontaminasi alat di Posko Pencegahan dan Penanganan Pandemi COVID-19 Pemerintah DIY, di Kantor Pusdalops BPBD DIY, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (16/3). BPBD DIY sebagai Posko Pencegahan dan Penanganan Pandemi COVID-19 Pemerintah DI Yogyakarta menerapkan semua protokol keamanan untuk kesiapsiagaan pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19 atau Corona.

TEMANGGUNG, SM Network – Kabar gembira bagi masyarakat di Kabupaten Temanggung dan Jawa Tengah, sebab dua orang warga yang sebelumnya dinyatakan positif mengidap COVID-19 atau korona sudah dinyatakan sembuh. Hal ini membutikan bahwa penyakit yang kini telah menjadi pandemi di dunia bisa disembuhkan.

Juru Bicara Tim Gugus COVID-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto mengatakan, dua orang yang dinyatakan sembuh ini adalah seorang wanita berusia 30 tahun asal Kecamatan Pringsurat dan satu lagi seorang balita berusia 2 tahun asal Kecamatan Kranggan. Keduanya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis.

“Dari data kita yang pernah terdiagnosis positif di Kabupaten Temanggung itu ada tiga orang. Alhamdulillah, saat ini dari tiga orang dua di antaranya dinyatakan sembuh, dan satu orang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Temanggung,”ujarnya Rabu (8/4).

Untuk pasien positif korona asal Pringsurat sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Tidar Magelang. Wanita ini terpapar saat dirinya sedang menjalankan tugas di ruang pelayanan IGD rumah sakit tempatnya bekerja, dan saat itu tidak tahu jika pasien yang baru datang dan diterimanya ternyata positif korona.

Dia sempat berinteraksi dengan pasien seorang ibu-ibu yang datang dalam keadaan batuk-batuk namun dalam surat rujukan tidak disebutkan adanya gejala korona. Baru setelah dilakukan pemeriksaan dan diketahui hasilnya positif korona, petugas kesehatan ini panik sebab dirinya telah melakukan interkaksi selama 15 menit dengan pasien tersebut.

Benar adanya setelah itu dirinya merasakan demam tinggi dengan suhu 39 derajat, menggigil dan batuk. Namun hasil swab pertama dinyatakan negatif dan baru di swab kedua dia dinyatakan positif, meski mengaku panik namun dia punya semangat kuat bahwa dirinya harus sembuh. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit dia pun kondisinya semakin membaik lalu diperbolehkan pulang untuk menjalani isolasi mandiri hingga akhirnya dengan kedisiplinannya dia bisa sembuh dari penyakit korona yang menjangkitinya.

Adapun satu balita asal Kecamatan Kranggan yang berusia 2 tahun ini terpapar korona setelah pulang dari Pula Bali bersama kedua orang tuanya. Karena saat pulang mengalami gejala demam maka diperiksakan ke sebuah rumah sakit di Magelang. Namun karena kondisi semakin membaik diperbolehkan pulang, tapi setelah hasil swabnya keluar ternyata yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19 lalu kembali menjalani perawatan di ruang isolasi hingga akhirnya benar-benar sembuh.

Sementara itu, hingga saat ini data dari infografis COVID-19 di Kabupaten Temanggung terdapat 617 orang dalam pemantauan (ODP), 2 pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit luar daerah, lalu ada 7 PDP di RSUD Temanggung. Adapun 3 orang yang dinyatakan positif sebelumnya merupakan transmisi luar daerah dan saat ini dua di antaranya dinyatakan sembuh.


Raditia Yoni Ariya

2 KOMENTAR