ilustrasi penyebaran corona

SM Network – Ada secercah harapan kemungkinan pandemi virus corona di benua Eropa akan segera berakhir. Negara-negara di Eropa yang mengalami wabah corona terburuk, melaporkan penurunan jumlah kematian harian virus corona pada, Minggu 26 April 2020. 

Inggris melaporkan jumlah kematian harian terendah pada 31 Maret. Sedangkan Italia dan Spanyol melaporkan angka kematian terendah dalam sebulan terakhir. Jumlah kematian di Prancis merosot tajam lebih dari sepertiga pada hari sebelumnya 

Ini menandakan puncak krisis corona mungkin telah berlalu. Sejumlah negara-negara di Eropa pun mulai memperlunak kebijakan lockdown mereka untuk memulihkan aktivitas dan ekonomi mereka yang lumpuh. 

Dilansir dari Channel News Asia, Senin 27 April 2020, anak-anak di Spanyol sudah diizinkan keluar untuk pertama kalinya dalam enam minggu. Toko-toko akan dibuka kembali di Swiss pada minggu ini. 

Italia, yang terpukul paling parah, menyatakan sejumlah bisnis akan dapat kembali beroperasi minggu depan. Prancis berencana mengumumkan akan memulai kembali perekonomian. 

Para pemimpin dunia juga mulai mencari kebijakan yang dapat memperlunak lockdown, sementara menghindari gelombang kedua wabah COVID-19. 

Pandemi virus corona telah memaksa setengah umat manusia mengkarantina diri mereka di dalam rumah dan bisnis-bisnis ditutup, menyebabkan resesi ekonomi global. Hampir 203 ribu orang meninggal dunia karena virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China. 

Hingga kini lebih dari 2,9 juta orang terkonfirmasi terjangkit COVID-19. Eropa menjadi benua yang terdampak paling parah. 


SM Network/viva

2 KOMENTAR