Jogjakarta Terapkan Protokol baru hadapi Covid-19

YOGYAKARTA, SM Network – Mengantisipasi perkembangan perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemik virus corona, Pemerintah Kota Yogyakarta meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk menyiapkan protokol baru di berbagai aspek kehidupan.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa yang dihadapi pemerintah daerah saat ini bukan hanya pandemik, namun juga perubahan perilaku masyarakat yang mulai beraktivitas normal seperti sebelum adanya pandemi corona. “perlu dibuat protokol baru sebagai upaya pencegahan agar kasus tidak semakin naik” tuturnya.

Heroe menambahkan, masyarakat mulai tidak mengkhawatirkan akibat pandemik COVID-19 dan memilih menjalankan aktivitas seperti biasa terlebih saat ini momen jelang Lebaran. “Seperti di pasar tradisional, kondisinya masih cukup ramai sehingga aturan physical distancing sulit dilakukan” tambahnya.

Salah satu penerapan yang dilakukan sebagai protokol baru antara lain dengan merotasi pedagang yang berjualan. Heroe melanjutkan memberi contoh protokol apabila proses belajar mengajar di sekolah tidak lagi dilakukan secara daring, antara lain dengan mengatur posisi tempat duduk siswa supaya jaga jarak, maupun menempatkan tempat cuci tangan di berbagai sudut.
Sementara, protokol seperti pembatasan jumlah pengunjung restoran dan kafe seperti yang sudah dilakukan selama ini hingga maksimal 50 persen dari kapasitas.

Berbagai usulan protokol baru yang dirumuskan oleh seluruh instansi tersebut kemudian akan dikaji sebelum diterapkan. Heroe yang juga Wakil Walikota Yogya ini memastikan seluruh protokol tersebut didasarkan pada aspek kesehatan sebagai acuan utama.

Meskipun demikian, lanjut Heroe, berbagai langkah strategis baru tersebut akan dilakukan saat kondisi penularan corona mereda, saat kasus cenderung stabil bahkan turun, serta tidak ada lagi penambahan kasus baru.


Dananjoyo Kusumo

Tinggalkan Balasan