JPKP Perkuat Mas Koko

KEBUMEN, SM Network – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) yang sebelumnya menjadi sukarelawan Jokowi saat Pilpres, kini memperkuat Mas Koko dalam menghadapi Pilbup di Kebumen.

Ketua DPD JPKP Kebumen Rizal Kusnadi mengatakan, jika Pilkada 9 Desember 2020 mendatang hanya ada calon tunggal, maka pihaknya akan menyuarakan dan mensosialisasikan mengenai fungsi dari kotak kosong, yang kemudian dinamai Mas Koko.

“Kami ingin agar Pilkada nanti meriah. Harapannya sih muncul calon alternatif biar ada pilihan, bukan calon tunggal,” kata Rizal di sela-sela pengukuhan pengurus DPC JPKP di Rumah Makan Sop Arie 2 Jalan Lingkar Kebumen, Minggu (2/8).

Hadir jajaran Presidium Mas Koko, di antaranya Aziz Prayitno, Beni Prihatno, Ponco Sudiro, Pawito dan Ainul Yakin. Presidium Mas Koko pun berencana membentuk koordinator lapangan di setiap kecamatan dan desa / kelurahan. Dan kekuatannya menyatu bersama JPKP .

Rizal mengemukakan, dalam pengukuhan pengurus DPC kali ini baru terdapat enam kecamatan meliputi Sruweng, Ayah, Kecamatan Kebumen, Alian, Karanggayam, dan Puring. Masing-masing pengurus berjumlah minimal 10 orang.

“Ini tindak-lanjut dari pembentukan JPKP Januari 2020 lalu, yang awalnya sukarelawan Jokowi. Dan begitu jadi Presiden, terbentuklah jaringan,” ucap Rizal sembati menambahkan, JPKP fokus di bidang kesehatan dan bantuan sosial.

Sejak JPKP terbentuk, kata Rizal, para pengurus DPD yang berjumlah 23 orang mengawal bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). Pihaknya pun beberapa kali memediasi dalam penyelesaian masalah program bantuan untuk keluarga miskin tersebut.

“Salah satunya menindaklanjuti laporan dari warga terkait pemotongan BNPT yang mediasinya melibatkan desa, kecamatan serta pihak terkait lainnya. Alhamdulillah bisa diselesaikan dan tidak ada pemotongan lagi,” ungkap Rizal yang berasal dari Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian itu.


Arif Widodo / K5

Tinggalkan Balasan