Jelang Masa Pendaftaran, Bapaslon Aman Semakin Aktif Temui Warga

MAGELANG, SM Network – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang, dr HM Nur Aziz dan KH Mansyur Siraj (Aman) makin aktif melakukan safari politik dengan bertemu sejumlah warga di sebuah rumah makan di Magelang. Hal ini menjelang pembukaan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota di KPU Kota Magelang.

Pertemuan yang dihadiri puluhan warga dan tokoh masyarakat di Kota Magelang itu berlangsung singkat. Bakal calon Wali Kota Magelang, dr HM Nur Aziz menjelaskan biografi dan pengalaman ketika dirinya di Magelang. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr Ashari Pemalang itu mengaku putra Magelang yang lahir pada tahun 1971. Ia bersekolah dari SD hingga SMA di Magelang, sebelum akhirnya berkarir di Tegal dan Pemalang.

Keinginannya mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga, karena ingin adanya perubahan dan perhatian, khususnya masalah kesehatan dan religius masyarakat setempat. “Memang kalau dilihat pembangunan Kota Magelang sudah sangat baik, punya infrastruktur, fasilitas memenuhi, bahkan sudah dinobatkan sebagai Magelang Kota Cerdas. Tapi masih ada beberapa persoalan serius,” ujarnya.

Dia merinci, beberapa persoalan itu seperti jumlah lulusan SMA dan Sarjana di Kota Magelang masih terlalu sedikit. Kemudian penghasilan mata pencaharian sebagian besar warga yakni seorang pedagang, juga di bawah rata-rata.
“Apalagi adanya pandemi Covid-19 ini pedagang semakin berkurang pendapatannya,” katanya.

Menurut Aziz, bakal pasangan calon dirinya dengan KH Mansyur Siraj sangatlah cocok. Di satu sisi, ia menunjukkan calon wakilnya itu sosok yang religius, sedangkan dirinya adalah seorang dokter spesialis. “Jika saya berkomitmen terhadap kesehatan jasmani masyarakat, maka KH Mansyur adalah dokter kesehatan rohani bagi masyarakat,” ucapnya.

Ia mengungkap alasan kesehatan akan menjadi atensi dalam penyematan visi dan misi pencalonannya. Sebab, di Kota Magelang sendiri sejauh ini belum memiliki fakultas kedokteran. Untidar sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri (PTN), kata dr Azis, mestinya bisa menjadi potensi, menciptakan SDM di bidang kesehatan dan juga mengangkat ekonomi masyarakatnya.

Antara ekonomi dan fakultas kedokteran, imbuhnya, sangat erat hubungannya. Ia mencontohkan Kabupaten Banyumas, yang sudah memiliki Fakultas Kedokteran di Unsoed. “Begitu punya fakultas kedokteran, sekarang ramai-ramai orang ke Purwokerto. Harapan saya, mudah-mudahan bisa support fakultas kedokteran di Magelang sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DRPD Jawa Tengah, Arifin Mustofa yang turut hadir mengungkapkan partainya mendukung pasangan calon Aman berdasarkan kesamaan dan kecocokan visi dan misi partainya. “DPP PKS pusat sudah memberikan rekomendasi. Kami di daerah harus mendukung semaksimal mungkin,” tandasnya.

Arifin mengutarakan, rencana pendaftaran bakal calon pasangan Aman akan dikirimkan oleh Ketua Tim Pemenangan Dhian Mega Aryani, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Magelang ke KPU Kota Magelang. “Kemungkinan saya juga akan mendampingi, tanggal 5 September mendaftar. Cuma ada usulan, bagaimana kalau hari Jumatnya (4 September). Nah, ini nanti tergantung tim pemenangan,” ungkapnya.

2 Komentar

  1. 857740 932702Music began playing any time I opened this web site, so frustrating! 310088

  2. 790959 320774I like this post, enjoyed this 1 regards for posting . 348600

Tinggalkan Balasan