Jelang Lebaran, Pasar Modern dan Tradisional Mulai Ramai Pengunjung

MAGELANG, SM Network – Mendekati Hari raya Idul Fitri atau Lebaran, kondisi sejumlah titik di Kota Magelang mulai terlihat ramai. Utamanya pusat kota seperti alun-alun, kawasan Pecinan, beberapa toko atau pusat perbelanjaan, dan pasar tradisional.

Padahal, di tengah pandemi Covid-19 saat sekarang ini, diharap seminimal mungkin tidak ada keramaian. Kalaupun ada keramaian, diharuskan mengikuti aturan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan pakai sabun.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di titik-titik keramaian itu, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang langsung melakukan pengawasan sekaligus sosialisasi penerapan protokol kesehatan di pasar modern dan tradisional. Tujuannya guna memastikan masyarakat berpartisipasi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Tim dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono. Turut mendampingi Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, Dandim 0705 Magelang Letkol Czi Anto Indriyanto, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) Catur Budi Fajar Soemarno serta Kepala Satpol PP Singgih Indri Pranggana.

Monitoring di pasar tradisional dimulai dari Pasar Gotong Royong Magelang, Sabtu (16/5) malam. Tim berkeliling pasar induk beragam sayur mayur itu untuk melihat langsung kondisi pasar. Sebagian besar pedagang maupun pembeli sudah mengenakan masker, namun beberapa ada yang belum.

“Kami memonitor pasar, untuk melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan dalam upaya mencegah Covid-19. Kami juga sosialisasi pentingnya protokol ini demi mencegah semakin meluasnya virus itu. Pasar adalah lokasi strategis, karena di sini tempat bertemunya banyak orang dari mana-mana,” ujarnya dalam keterangan persnya, Minggu (17/5).

Sebelumnya, tim juga terjun langsung memantau ke pasar-pasar modern, antara lain Gardena dan Matahari Dept Store di kawasan Alun-alun Kota Magelang, serta supermarket Superindo di Jalan Pahlawan. Pemantauan di pasar modern sesuai dengan surat edaran (SE) Disperindag Kota Magelang nomor 510/729/250 tanggal 15 Mei 2020.

“Kami cek langsung implementasi protokol kesehatan di pasar modern, seperti tersedia tempat cuci tangan dengan sabun atau tidak, alat cek suhu tubuh, dan tanda pembatasan jarak,” katanya.

Kepala Disperindag Kota Magelang, Catur Budi Fajar Soemarmo menambahkan, hasil pengecekan sementara, di supermarket Superindo sudah ada tempat cuci tangan, ada petugas pengecek suhu tubuh pengunjung, dan ada tanda jaga jarak di antrean kasir.

“Namun, kami melihat petugas di Superindo belum menggunakan sarung tangan. Kondisi di Matahari juga sama. Di Gardena sudah ada pengecekan suhu dan disediakan handsanitizer, tapi untuk garis batas di kasir di lantai 1, 2, dan 3 belum ada,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, tim langsung memberikan pembinaan kepada pengelola pasar modern supaya segera membenahu protokol kesehatan yang masih kurang.


Asef Amani

2 Komentar

  1. 656602 795026The book is excellent, but this review is not exactly spot-on. Being a Superhero is far more about selecting foods that heal your body, not just eating meat/dairy-free. Processed foods like those mentioned in this review arent what Alicia is trying to promote. In the event you arent open to sea vegetables (and yes, Im talking sea weed), just stop at vegan. 140496

  2. 123935 167756Its a shame you dont have a donate button! Id without a doubt donate to this brilliant weblog! I suppose for now ill settle for book-marking and adding your RSS feed to my Google account. I look forward to fresh updates and will share this weblog with my Facebook group. Chat soon! 116525

Tinggalkan Balasan