Jelang Kompetisi Robot Terbang, Ratusan Pelajar SMP Rakit Micro Drone

MAGELANG, SM Network – Ratusan pelajar tingkat SMP/sederajat antusias merakit micro drone dalam workshop Kompetisi Robot Terbang di aula Borobudur International Golf & Country Magelang, Selasa (25/2). Robot terbang (drone) ini nantinya akan diikutkan dalam kompetisi pada 17 Maret di GOR Samapta.

Pelajar-pelajar ini mengikuti arahan para pembimbing dari IST Akprind Yogyakarta, Taman Pintar Yogyakarta, dan Komunitas Mini Drone Race Indonesia (MDRI). Tahapan perakinan dimulai dari memasangkan berbagai elemen hingga coba menerbangkannya.

“Total ada 100 siswa yang ikut workshop, mereka dari 23 sekolah. Total micro drone yang kita bagikan sebanyak 46 unit. Adapun tim nanti yang akan ikut berkompetisi sebanyak 50 tim,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, Arif Barata Sakti di sela workshop.

 Arif mengutarakan, antusias pelajar cukup besar dalam workshop dan kompetisi yang baru pertama kalinya diadakan ini. Terlihat dari adanya 10 sekolah yang mengantri ikut kompetisi dengan peserta puluhan.

“Untuk sementara mereka mengantri dulu, karena keterbatasan unit micro drone kita. Memang ada cadangan 15 unit micro drone, tapi untuk peserta lomba nanti,” katanya.

Kompetisi ini, katanya, bertujuan menumbuhkembangkan budaya IPTEK bagi masyarakat, khususnya pelajar terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan permainan yang menyenangkan.

“Kami ingin mengenalkan lebih dini sains dan teknologi dalam bidang kedirgantaraan dan antariksa. Lalu memacu kreativitas dan minat bakat siswa tentang dunia roket melalui perakitan dan penerbangan micro drone,” jelasnya.

Kabid Harmonisasi dan Inovasi Balitbang, Catur Adi Subagyo menambahkan, narasumber workshop ini langsung dari pakarnya teknologi dan pegiat robot terbang. Di antaranya Sigit Priyambodo dari IST Akprind, Lukman dari Taman Pintar, dan Fernando Yodi dari Komunitas MDRI.

“Mereka langsung mengarahkan anak-anak untuk merakit. Sebelumnya dikenalkan dulu elemen-elemennya dan mencoba simulasi penerbangan dengan melintasi rintangan. Mereka juga diberi tips terkait strategi lomba nanti,” paparnya.

Dia menyebutkan, dalam lomba nanti akan memperebutkan juara 1-3 dan juara harapan 1-3 dengan hadiah jutaan rupiah. Termasuk trofi dan piagam serta sertifikat untuk seluruh peserta.

“Rencana akan kita pilih juga untuk juara favorit dengan hadiah menarik. Kompetisi ini merupakan yang pertama dan kami harap tahun depan dapat dilaksanakan kembali,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Komisi A DPRD Kota Magelang, Adi Chandra mengaku, sanga mengapresiasi Balitbang yang mengadakan kompetisi berbasis teknologi ini. Menurutnya, pengenalan teknologi pada anak dimulai dari dorongan untuk senang dulu.

“Dari senang kemudian muncul rasa cinta dan dilanjut menekuninya. Nah, melalui workshop ini dan nanti kompetisinya kita mendorong pelajar untuk senang dengan teknologi robot terbang ini. Kegiatan ini bagus untuk imajinasi dan inovasi anak,” ungkapnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan