‘Janda Bolong’ Pemikat Hati Pemburu Tanaman

MUNGKID, SM Network – Dusun Bojong, Desa Giyanti, Kecamatan Windusari merupakan salah satu sentra tanaman hias di Kabupaten Magelang. Semenjak pandemi Covid-19, sentra tanaman yang sudah ada sejak puluhan tahun ini ramai didatangi pemburu tanaman hias baik dari warga lokal maupun luar kota.

Salah satu tanaman hias yang sedang ngetren belakangan ini adalah, tanaman hias jenis Janda Bolong. Tanaman dengan nama latin Monstera Adansoni Variegata ini, kini harganya meroket. Untuk harga jual tanaman ini bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada varietas, ukuran, dan kualitasnya.

Salah seorang petani tanaman hias di sentra tersebut, Luluk (34), membenarkan bahwa jenis tanaman tersebut akhir-akhir ini sedang banyak diburu masyarakat. Selama pandemi ini permintaan naik. Pembelinya kebanyakan perorangan, ada yang beli bibit ada juga yang sudah besar.

“Tiap hari banyak yang mencari, dan stok habis. Ini stok terakhir. Dulu sebelum booming harga di kisaran Rp 25-30 ribu. Sekarang ukuran 5 cm untuk pembibitan seperti ini, harganya Rp 85 ribu untuk yang biasa tergantung kualitas daun. Kalau untuk yang variegata bisa jutaan,” jelasnya

Dalam satu hari kemarin, lanjut Luluk, seperti hari Minggu hampir ada 12 orang yang mencari, tapi stoknya terbatas. “Yah kemarin ada sekitar 12 orang mencari Janda Bolong semua, tapi stoknya habis,” kata Luluk.

Luluk mengatakan dikarenakan permintaan yang tinggi, sering kali ia kehabisan stok. “Untuk memenuhi permintaan pasar, kami melakukan pembibitan sendiri. Tapi kalau masih kurang kita mintakan pada pembibit disekitar sini,” terangnya.

Ia tidak mengetahui secara pasti, apa yang membuat jebis tanaman ini laku keras. “Mungkin yang mempengaruhi harga tanaman ini naik karena pasarannya dan permintaan naik,” ujar Luluk.

Menurutnya perawatan untuk tanaman Janda Bolong sendiri bisa dibilang susah-susah gampang. “Akar tidak boleh patah semacam agronema, harus terkena sinar tetapi tidak boleh terkena panas langsung, tanah juga harus dalam keadaan lembab tidak boleh kebanyakan air,” terangnya.

Salah satu pengunjung yang berburu tanaman Janda Bolong, Hilda, mengaku cukup sulit mencari tanaman jenis ini. “Iya sudah muter-muter kok stoknya habis. Ada sih beberapa tapi kualitasnya kurang,” ucapnya.

Hilda mengaku tertarik dengan tanaman ini karena terbilang unik. “Lucu aja gitu, terus unik. Perawatannya juga cukup mudah, gak harus yang perlu perawatan khusus,” papar Hilda.

3 Komentar

  1. 767869 544952Im often to blogging and i in actual fact respect your content. The piece has really peaks my interest. Im going to bookmark your content and preserve checking for brand new data. 24290

  2. 682682 623572I dont believe Ive seen all of the angles of this subject the way youve pointed them out. Youre a true star, a rock star man. Youve got so significantly to say and know so much about the topic that I feel you should just teach a class about it 41723

  3. 11536 655854Outstanding weblog here! Also your site loads up very rapidly! What host are you utilizing? Can I get your affiliate link to your host? I wish my web site loaded up as rapidly as yours lol xrumer 262830

Tinggalkan Balasan