SM/Adib Annas Maulana - PERIKSA : Petugas gabungan memeriksa pemudik di sejumlah posko pemantauan, Minggu (29/3)

WONOSOBO, SM Network – Meningkatnya gelombang arus mudik di tengah pandemi corona menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo. Diketahui, ribuan warga yang merantau disejumlah daerah Jabodetabek berbondong-bondong kembali ke kampung halaman.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Wonosobo akan memerpekat jalur masuk ke Wonosobo dengan mendirikan sedikitnya enam posko pemantauan. Bupati Wonosobo Eko Purnomo menyebutkan, akan memantau ketat dengan metode screening para pemudik dari luar Wonosobo dengan mendirikan enam posko pemantauan di titik area perbatasan dan terminal angkutan antar Kota.

Satgas Covid-19 Kabupaten telah diminta oleh Bupati untuk mendirikan posko pemantauan, sebagai tempat pemeriksaan kepada para pendatang sebelum memasuki Wonosobo.

“Menyikapi banyaknya warga Wonosobo yang pulang kampung dari berbagai Kota, mulai besok pagi sudah akan diberlakukan screening ketat dengan cara diperiksa kesehatannya di enam posko yaitu meliputi Terminal Sawangan Leksono, Pos perbatasan dengan Temanggung di Desa Reco Kertek, Perbatasan dengan Magelang dan Purworejo di Silentho Sapuran, Perbatasan dengan Kebumen di Wadaslintang, Perbatasan dengan Banjarnegara di Dieng, serta perbatasan dengan Temanggung di Desa Tambi Kejajar,” ujarnya saat memimpin tim gabungan penyemprotan disinfektan di halaman Kodim 0707, Sabtu (28/3) malam.

Posko tersebut, menurutnya akan diisi sejumlah personel yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan. Eko Purnomo menegaskan, status darurat bencana Virus Corona di Kabupaten Wonosobo akan berlaku setidaknya sampai 14 hari kedepan. Dengan kondisi tersebut, Pemkab disebut Bupati bakal melakukan sejumlah langkah strategis dalam upaya mencegah penyebaran virus agar tak meluas di seluruh wilayah di Wonosobo.

“Dengan meningkatnya status daerah menjadi darurat bencana virus Corona dalam 14 hari kedepan maka dengan segala hormat saya meminta Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat untuk bertindak sebagai IC,” tegas Bupati saat menyampaikan arahan kepada ratusan personel tim gabungan yang hendak melaksanakan sterlisasi desinfektan pasar Sumberan, Pasar Kertek dan Taman Fatmawati.

Mendapat Tugas sebagai (Insident Commander) IC penanganan virus Covid-19, Letkol CZI Wiwid Wahyu Hidayat mengatakan, agar tugas tersebut bisa berhasil dengan baik, maka dukungan penuh dari semua komponen yang ada baik itu instansi pemerintah, swasta dan masyarakat perlu digalakkan.


Adib Annas M