Jalan Penghubung Kebumen – Wonosobo Rusak Parah

KEBUMEN, SM Network – Jalan penghubung Kabupaten Kebumen – Wonosobo yang terletak di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen rusak parah. Paling terdampak adanya kerusakan jalan itu yakni tiga desa yang berdekatan. Masing-masing Desa Krakal Kecamatan Alian, Wadasmalang dan Desa Plumbon.

Selain kerusakan akibat lama tak kunjung dibangun bangunan, juga diperparah lagi lantaran saat ini memasuki musim penghujan. Sehingga menimbulkan sejumlah lubang serta genangan air. Tak pelak, pengendara baik motor maupun mobil yang melintasinya terperosok di lubang jalan tersebut. Acapkali juga terjatuh karena jalan yang licin.

Kepala Desa Plumbon Agus Wiyono mengatakan, kerusakan jalan di wilayah yang dipimpinnya itu sudah berlangsung sejak 2018. “Tapi hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali. Padahal jalan tersebut merupakan jalan utama atau jalan kabupaten. Ini menghubungkan tiga desa serta daerah lain yaitu Kabupaten Wonosobo,” katanya.

Pihaknya pun menunjukkan sejumlah kerusakan jalannya. Sedikitnya ada tiga titik yaitu kerusakan jalan di Dukuh Persawahan RW 05, Dukuh Sumberan RW 06 dan Dukuh Pekalongan RW 04. Adanya kerusakan jalan itu menurut Agus sudah pernah diusulkan kepada pihak terkait agar segera diperbaiki. Sayangnya belum ada tindak lanjut hingga sekarang. “Bahkan setiap tahun kita usulkan,” ucapnya.

Ia berharap agar pemerintah daerah lebih memperhatikan jalan kabupaten yang ada di desa Plumbon. Karena, jalan tersebut merupakan jalan utama dan menjadi akses vital bagi masyarakat. Terutama di Desa Plumbon, Krakal dan Desa Wadasmalang.

“Banyak masyarakat yang lewat sini, karena di sini merupakan akses utama penghubung tiga desa serta antar kabupaten. Diharapkan ke depan pemerintah daerah segera membangun jalan ini,” pinta Agus.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan, Imam Muna menyampaikan prihatin atas kerusakan jalan di Desa Plumbon yang tidak kunjung diperbaiki. “Kerusakan jalannya sangat mengganggu pengendara,” jelasnya.

Ia yang saban hari melintasi jalan itu pun harus berhati hati. Apalagi ketika hujan. Di mana kondisi jalan tersebut berlubang dan tidak terlihat karena tertutup genangan air. “Mbok ya penanganan jalan ini diperioritaskan agar tidak mengakibatkan jatuh korban kecelakaan,” harap Imam.

Tinggalkan Balasan