Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemkab Magelang Anggarkan Rp 14 M

MUNGKID, SM Network – Guna membantu kestabilan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten Magelang tengah mempersiapkan bantuan program jaring pengaman sosial sebagai stimulus pergerakan ekonomi. Bantuan berupa fresh money ini, akan diberikan kepada semua sektor mulai Dinas Tenaga Kerja, hingga Perekonomian.

“Saat ini kami siapkan anggaran perubahan sebesar Rp 14 milyar sebagai stimulus ekonomi. Kita sedang persiapkan peraturan bupatinya. Program dana hibah itu diharapkan dapat menjaga kestabilan ekonomi pelaku usaha melalui fresh money, tentu dengan syarat khusus untuk calon penerima,” jelas Bupati Magelang Zaenal Arifin saat Jumpa Pers Penanganan Covid-19, kemarin.

Menurut Zaenal, untuk bantuan tiap sektor perhitungannya akan berbeda. Misalnya untuk pedagang kaki lima, dengan petani tentu berbeda. “Kalau pkl mungkin cukup Rp satu juta. Tapi untuk petani, mungkin bentuknya stimulus bantuan dalam bentuk lain yang sesuai untuk diterima. Mungkin, bisa senilai pupuk, bibit tanaman atau lainnya. Untuk penerimanya, tentu diperuntukkan bagi yang belum menerima bantuan sebelumnya, agar tidak tumpang tindih,” paparnya.

Melalui program ini, lanjut Zaenal, roda ekonomi di wilayah Kabupaten Magelang harapannya bisa tumbuh dan bangkit kembali. “Ini sebagai kontribusi Pemda dalam upaya menggerakan sektor ekonomi dimasyarakat. Program bantuan jaring pengaman sosial itu nantinya untuk semua lini baik pariwisata, sektor pertanian, UMKM dan sektor yang lain.

Saat ini pihaknya tengah berupaya mengkaji agar program yang akan diluncurkan itu tepat sasaran, tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat. Tidak memunculkan permasalahan baru dikemudian hari. Selama proses kajian, pihaknya juga menyusun Peraturan Bupati (Perbup). “Besok kita akan audiensi dengan Bank Indonesia untuk meminta pertimbangan langkah strategis apa yang bisa dilakukan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan