Tak Ada Izin, Satpol PP Hentikan Pembangunan Jembatan

WONOSOBO, SM Network – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Wonosobo menghentikan pembangunan senderan dan jembatan di Kelurahan Andongsili Kecamatan Mojotengah, Jumat (20/3).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penertiban Peraturan Daerah (Perda) lantaran pembangunan tersebut belum memiliki ijin. Kepala Satpol PP, Haryono yang terjun langsung ke lokasi pembangunan mengatakan, penghentian kegiatan pembangunan karena melanggar Perda Kabupaten Wonosobo Nomor 2 tahun 2016 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pasal 58 ayat 1.

Pembangunan jembatan dan senderan di irigasi Wangan Aji kelurahan Andongsili tersebut diketahui belum medapatkan izin dari pihak terkait. Meski sempat beberapa kali diingatkan untuk menghentikan pembangunan, namun pembangunan terus berjalan dan terpaksa dihentikan.

Petugas DPUPR Kabupaten Wonosobo bidang sumber daya air, Teguh Susanto mengatakan, tidak dikeluarkanya izin pembangunan karena pembangunan tidak sesuai dengan Permen PU Nomor 16 tahun 2015. Selain itu menuturutnya, pembangunan yang telah terlaksana tidak sesuai dengan pengajuan izin dilakukan, dimana saluran irigasi menjadi sempit akibat pembangunan tersebut.

“Untuk izinya dibuat jembatan dan lahan parkir, karena tidak sesuai aturan yang ada maka rekomendasi tidak dikeluarkan tapi pembangunan terus berjalan, malah tidak sesuai juga dengan pengajuan izin yang awal. Pembangunan atas nama Rochman Faqih warga Rowopeni Desa Kalianget,” jelasnya.

Salah satu Warga setempat Arifianto (40) mengatakan, pemilik lahan tersebut bernama Feri warga Kecamatan Kertek, dan Rochman Faqih selaku pelaksanan pembangunan tersebut. Arifiato menyebutkan, pembangunan tersebut sempat diperingatkan oleh petugas namun tidak diindahkan.

“Kalau hujan sungai ini debitnya cukup besar, kalau dibuat seperti itu warga sekitar juga khawatirnya air akan meluaap karena sungai menyempit. Yang punya lahan namanya Pak Feri orang Kertek, kadang orangnya juga kesini untuk memantau pembangunan,” jelasnya.


Adib Annas M

Tinggalkan Balasan