Izin Cuti Disetujui, Wabup Sleman Tak Akan Gunakan Fasilitas Negara

SLEMAN, SM Network – Izin cuti kampanye yang diajukan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun sudah mendapat persetujuan Gubernur DIY. Cuti sementara diberikan selama masa kampanye Pilkada 2020 sejak tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember. 

“Izin cuti sudah turun, suratnya ditandatangani Gubernur pada 11 September lalu,” kata Sekda Sleman Harda Kiswaya ditemui di ruangannya, Senin (21/9).

Permohonan cuti oleh Wabup petahana diajukan pada 4 September 2020 atau bertepatan hari pertama pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU. Selama Sri Muslimatun menjalani cuti sementara, posisi Wabup akan kosong. 

“Tidak ada pejabat pengganti. Di undang-undang disebutkan bahwa wakil tidak punya kewenangan, sehingga kalau kosong pasti tidak diisi,” terangnya.

Hal itu berbeda dengan jabatan bupati. Jika posisi bupati kosong maka digantikan oleh Pejabat sementara (Pjs).

“Contohnya, pada Pilkada sebelumnya dimana hanya ada Pj Bupati,” imbuh Harda.

Saat dikonfirmasi, Wakil Bupati Sri Muslimatun menyatakan siap menjalankan masa cuti sesuai aturan. Termasuk diantaranya tidak menggunakan fasilitas negara selama kampanye.

“Sekarang pun saya sudah tidak pernah menggunakan mobil dinas. Prinsipnya, saya akan mengikuti aturan yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan