SM/Amelia Hapsari - Lurah Purwomartani terpilih, Semiono

SLEMAN, SM Network – Pemilihan lurah (Pilur) diadakan serentak di 49 desa pada Minggu (20/12). Ini adalah pertama kalinya Kabupaten Sleman menggelar Pilur lewat sistem e-voting.

Dengan metode ini, hasilnya bisa diketahui hanya dalam hitungan 15 menit. Ditemui usai media gathering, Senin (21/12), Bupati Sleman Sri Purnomo menilai, kegiatan Pilur berjalan lancar. “Kemarin, saya meninjau beberapa TPS. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan e-voting, protokol kesehatan juga diterapkan sebagaimana mestinya,” katanya.

Sri juga menyampaikan selamat kepada para lurah terpilih dimana hampir separonya adalah wajah baru. Kepada mereka, Sri berpesan agar ikut bertanggung jawab dalam hal penanganan Covid-19. Mengingat, lurah adalah sosok garda paling depan di desa.

Disamping itu, tugas lain yang menanti perihal pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dia meminta agar di masa mendatang, peruntukan dana desa semakin banyak prosentasenya untuk kegiatan yang bersifat mendorong perekonomian warga.

Terpisah, Lurah Purwomartani terpilih Semiono menyatakan akan merealisasikan janjinya semasa kampanye. Salah satunya adalah membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya di bidang pariwisata. “Jika persoalan Covid-19 sudah selesai tertangani, kami akan membangun destinasi wisata karena sebenarnya banyak potensi yang bisa dijual dari Purwomartani,” kata Semiono.

Rencana lainnya adalah menggandeng kampus dan instansi pemerintah untuk bekerjasama mengembangkan budidaya pertanian, khususnya komoditi yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Disamping itu, dia akan fokus pada perbaikan infrastruktur. “Pembangunannya tidak bisa serentak tapi berdasar skala prioritas. Anggaran tahun 2021 masih banyak terserap untuk penanganan Covid-19,” katanya.